A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Harga Jengkol di Pontianak Tak Semahal di Jakarta - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Pontianak

Harga Jengkol di Pontianak Tak Semahal di Jakarta

Jumat, 14 Juni 2013 13:33 WIB
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Melonjaknya harga jengkol yang baru-baru ini terjadi di sejumlah pasar di Jakarta memang membuat sejumlah pedagang jengkol harus menghentikan penjualan jengkol lantaran harganya meroket. 

Meskipun demikian, harga jengkol di beberapa pasar di Pontianak tidak menunjukkan hal yang serupa. Satu-satunya lapak yang menjual jengkol di Pasar Flamboyan Pontianak mengatakan harga jengkol masih tetap normal.

"Harganya masih standar. Untuk kualitas 1 harganya 20 ribu. Kalau kualitas 2 harganya 15 ribu," ungkap Iskandar, pedagang jengkol di Pasar Flamboyan saat ditemui Jumat (14/6/2013).

Dikatakannya, setiap hari penjualan jengkol di lapaknya berkisar 20 kilo per hari.  Sedangkan stok jengkol yang ia miliki masih cukup untuk mencukupi kebutuhan pembeli.

Jengkol yang dijualnya merupakan jengkol hasil perkebunan masyarakat Desa Teluk Pakedai. Biasanya perminggu ia mendapat pasokan sekitar 10 karung atau sekitar 150 kilo dari petani jengkol.

Meskipun jengkol bersifat musiman, yaitu masa panennya 6 bulan sekali, namun Iskandar yakin jengkol di Pontianak tak akan langka.

"Kalau di Jakarta jengkol banyak dibeli warung makan dan stoknya terbatas makanya mahal. Kalau di sini yang beli ibu-ibu rumah tangga. Mereka belinya paling banyak 1 kilo. Jadi tak usah khawatir jengkol akan langka," tambahnya.(Mg1)
Editor: Arief
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
132493 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas