Polisi Janji Jaga SPBU
Biasanya, setiap SPBU disiagakan empat personil kepolisian.
Tayang:
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah pusat, Kepolisian Resort (Polres) Sanggau menegaskan siap melakukan pengamanan terhadap kebijakan tersebut. Pengamanan itu dilakukan berdasarkan perkembangan sosial yang terjadi di masyarakat.
“Tentu kita siapkan personil dengan melihat perkembangan sosial. Seperti biasa, kita akan lakukan pengamanan baik pengamanan terbuka maupun tertutup,” ungkap Kabag Ops Polres Sanggau, Kompol Muhammad Roni Mustofa SIk, Rabu (12/6/2013).
Pihaknya, juga siap melakukan pengamanan di tempat-tempat tertentu seperti pada Sistem Pengisian BBM Umum (SPBU). Biasanya, setiap SPBU disiagakan empat personil kepolisian.
“Di Pos-pos yang perlu ditempatkan pengamanan. Misal pengamanan di SPBU, biasanya empat orang, dari Polres dua, dari Polsek dua, tentu nanti juga ada patrol,” ungkapnya.
Dikatakan, memang ada beberapa lokasi SPBU yang rawan penimbunan. SPBU-SPBU itu seperti di Bodok, Tayan, Sosok maupun Penyeladi.
Namun, Terkait rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah pusat, itu Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sanggau, HM Rusli melalui Kasi Pengawasan Minyak dan Gas Bumi Bidang Ketenagalistrikan dan Energi Dinas ESDM Sanggau, Hawari mengaku belum mendapat informasi resmi. Biasanya, ketika ada kenaikan pihaknya akan mendapatkan pemberitahuan resmi.
“Resminya belum, biasanya langsung siaran pers, tertulis dari Humas, biasanya langsung ke Bapak Bupati, biasanya kita mendapat kopiannya,” ungkapnya.