A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tersangka Penggelapan Praperadilankan Polda Kalbar - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Pontianak

Tersangka Penggelapan Praperadilankan Polda Kalbar

Senin, 10 Juni 2013 20:22 WIB
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat dipraperadilankan terkait kasus penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 250 juta milik Lenda Mariani yang diduga dilakukan Erhasan, mantan suaminya yang ditangkap Polda Kalbar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Andel yang diberi kuasa Praperadilan tidak sah tidak sesuai dengan kitab UU perdata, sehingga Andel SH MH diberi kuasa oleh Erhasan sebagai pengacaranya untuk mendampinginya dalam permohonan praperadilan melawan Polda Kalbar sebagai termohon praperadilan.

"Kami selaku kuasa pemohon Pra mewakili Erhasan, bahwa tindakan kepolisian Polda Kalbar dalam penahanan dan penangkapan Erhasan tidak sah secara hukum," tegas Andel kepada awak media, Senin (10/6/2013).

Menurut Andel, dalam permohonan surat perintah untuk membawa Erhasan dari Jakarta yang ditanda tangani pada tanggal 17 Mei 2013 oleh AKBP Mosyan Nimitch S ik MH selaku wakil Direktur Reskrimum dengan nomor ; S.Pg/578.c/V/2013/Dit reskrim, tidak ada cap/stampel.

"Pihak kepolisian yang menangkap Erhasan telah melanggar pasal 17, 18, 19, 20, dan 21 KUHAP, surat perintah membawa itu tidak sah karena tidak ada cap, kemudian lupus dilicti yang dituduhkan juga tidak jelas, karena terjadi bukan di wilayah hukum Polda Kalbar," ungkap kuasa hukum Erhasan itu.

Kuasa Hukum terlapor, Kompol Wahyudi SH MH membantah penahanan Erhasan tidak sah. Sebab, uang yang digunakan oleh saksi korban untuk membeli saham BNI sekuritas tersebut terjadi sebelum adanya perkawinan, sehingga kasus itu adalah murni pidana. 
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Arief
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas