FPI: Copot Kapolres dan Bupati Tangerang

FPI juga menuding Kapolres juga disinyalir mempersenjatai para preman.

Tayang:
Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto FPI: Copot Kapolres dan Bupati Tangerang
Tribunnewas.com
Massa FPI melakukan unjuk rasa di Mapolda Metro Jaya, Senin (10/6/2013)
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Ormas Front Pembela Islam (FPI) menganggap Kapolres Tangerang konspirasi sama preman. Mereka minta Kapolres dicopot. Selain Kapolres, ratusan massa FPI juga meminta Bupati Tangerang juga dicopot. Desakan itu disampaikan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Senin (10/6/2013) pukul 13.30 WIB.

"Wahai aparat polisi, kami datang kesini tidak dibayar. Kami minta agar Kapolres Tangerang dan Bupati Tangerang di copot," tegas ketua GARIS, Syeh dari atas mobil komando.

FPI juga menuding Kapolres juga disinyalir mempersenjatai para preman. "Preman disana dipersenjatai. Kita minta dicopot," kata Syeh.

Untuk diketahui, aksi demo ini berkaitan dengan aksi ini sebelumnya terjadi bentrokan, Kamis (6/6/2013) sore lantaran dipicu sengketa lahan Alam Sutera di Kampung Paku Alam, Kecamatan Serpong, Tangsel.

Ratusan masa FPI membawa kayu dan bambu hendak mempertahankan tanah milik warga seluas 2,5 hektar, yang dituding diserobot oleh pengembang Alam Sutera.

Sesampainya di lahan sengketa, massa langsung dihadang pihak kepolisian yang hendak membubarkan mereka. Akibat bentrokan itu, ada beberapa korban terluka. Dan ada pula yang diamankan.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved