A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kue Tradisional ala Wanah - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribun Pontianak

Kue Tradisional ala Wanah

Senin, 27 Mei 2013 10:20 WIB
Kue Tradisional ala Wanah
TRIBUN PONTIANAK/LEO PRIMA
Wanah berjualan kue tradisional di Jl Purnama, Kota Pontianak.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bagi Anda penggila aneka jajanan  kue tradisional, Tribun memiliki tempat referensi untuk Anda. Persis di Jalan Purnama, ada sebuah gerobak kecil beratapkan seng biru. Di sana dijual berbagai macam kue tradisional. Seperti putu piring, putu mayang, serabi, klepon, kokes, dan ongol-ongol. Meskipun tempatnya sangat sederhana, namun panganan yang mereka jual sangat khas dan lezat.

Wanah, penjual aneka kue tradisional yang sudah enam tahun menjual aneka panganan tradisional itu, sangat konsisten dalam mempertahankan ke khasan citarasa maupun tampilan kue-kue yang dijualnya.

"Untuk menjaga kualitas rasa yang diciptakan, saya selalu menerapkan dan mempertahankan resep warisan keluarga. Jadi rasanya akan selalu sama pada setiap waktu," ujar Wanah kepada Tribun, Rabu (22/5/2013).

Enam tahun sudah dirinya menjual kue-kue tradisional itu. Dalam perhari, ia mampu menjual sekitar 800 pcs kue dengan harga Rp 800. Dan putu piring menjadi salah satu panganan yang paling banyak diminati. "Untuk putu piring saja, biasanya habis lebih 500 pcs setiap harinya. Apalagi jika bulan puasa, banyak habisnya," tuturnya.

Putu piring merupakan salah satu kue khas Kalimantan Barat. Kue ini terbuat dari tepung beras dan gula merah. Sebagai bahan isiannya ditambah dengan parutan kelapa. Bentuknya seperti piring yang dibalut dengan kain saat sebelum dikukus.

Putu piring mereka sangat khas dan enak. Teksturnya lembut. Mereka sangat memperhatikan kualitas bahan yang digunakan. Wanah mengatakan kualitas bahan yang terbaik akan menghasilkan kue yang enak pula.

Selain kualitas bahan yang menjadi poin penting, proses pengukusan juga tak kalah pentingnya. "Tingkat kematangan tepung perlu dijaga. Tidak boleh terlalu matang dan kurang matang. Paling lama sekitar 10 menit pengukusannya," terangnya. 

Kue yang satu ini sangat enak jika disantap selagi panas bersama keluarga. Kerap sangat sulit untuk menemukan kue yang satu ini. Karena sudah jarang yang menjualnya. Boleh dikatakan bisa dihitung dengan jari. 

Meskipun kue putu menjadi panganan primadona yang dijual Wanah, kue-kue yang lain juga memiliki penikmatnya tersendiri. "Kayak kelepon, serabi, putu mayang, dan lainnya juga sering dibeli orang. Tapi tidak selaris putu piring. Yang peminatnya sampai sekarang sangat banyak," ucapnya.

Karena kewalahan melayani pelanggannya setiap hari, iapun membuka cabang di Jalan Paris 2  dekat rumah makan Ghani. "Baru setengah tahun cabang itu saya buka. Mudah-mudahan bisa bertambah lagi," tambahnya.

Wanah mengatakan sampai kapanpun akan tetap menjual panganan tradisional. Walaupun kini telah menjamur aneka jajanan junk food seperti burger, ia tidak akan tergoda dan tetap melestarikan kue jajanan tradisional khas Kalbar. (mir)


Penulis: Mirna
Editor: Arief
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
122113 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas