Manggala Agni Sigap Padamkan Api
akibat kebakaran tersebut tiga warga yang berusaha memadamkan api menderita luka bakar
Tayang:
Editor:
Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kebakaran tecil terjadi dilahan perkebunan di Baning Kota Sintang, Kamis (23/5/2013) sekitar pukul 08.00 WIB. Api terus membesar dan mengakibatkan kebakaran lahan di beberapa titik, akibat kebakaran tersebut tiga warga yang berusaha memadamkan api menderita luka bakar.
Kebakaran yang sudah mulai meluas di daerah Baning Kota tersebut diketahui oleh petugas patroli Kehutanan dan langsung berupaya memadamkan api, namun saat apai sudah membesar dan mereka tak bisa menangani lantas melaporkan kejadian tersebut ke Manggala Agni untuk mengambil langkah pemadaman.
Tak lama kemudian pemadam kebakaran tiba di lokasi, namun karena api sudah semakin meluas beberapa warga mencoba membantu memadamkan api. Namun sayang, tiga warga harus mengalami luka bakar yang cukup serius. Dan sempat dilakukan pertolongan oleh tim rescue sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Kesigapan dari petugas pemadam dari Manggala Agni itu membuat api yang tersebar di beberapa titik berhasil dipadamkan. Pemadaman api ini merupakan rangkaian simulasi dari Manggala Agni dalam rangka siaga terhadap kebakaran Hutan dan lahan di Indor Apang semangai Sintang.
Kepala daerah Operasi Sintang Brigadir pengendalian kebakaran Hutan dan lahan (Manggala Agni) Kadarwanto, mengungkapkan simulasi yang dilakukan dalam rangka mempersiapkan diri guna menghadapi musim kemarau yang cukup panjang yang sangat rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan.
"Berdasarkan data dari BMKG musim kemarau akan terjadi sekitar Juni 2013 dan cukup lama yang diperkirakan hingga Oktober 2013. Dan dikhawatirkan banyak terjadi kebakaran lahan dan hutan sebab setiap tahunnya rutin pasti ada," ujar Kadarwanto.
Belajar dari pengalaman tahun lalu, ia mengatakan pihaknya melakukan pemadaman lahan di Sintang mencapai 24 kali pemadaman lahan kebakaran kurang lebih sekitar 20 hingga 30 Hektare lahan, dan semua kebaran tersebut di luar hutan konservasi.