A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Sutarmidji Minta Kepsek Kurangi Beban Psikologis Siswa - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribun Pontianak

Sutarmidji Minta Kepsek Kurangi Beban Psikologis Siswa

Senin, 13 Mei 2013 15:47 WIB
Sutarmidji Minta Kepsek Kurangi Beban Psikologis Siswa
TRIBUN PONTIANAK/ GALIH NOFRIO NANDA
Sutarmidji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,  PONTIANAK  - Walikota Pontianak, Sutarmidji meminta seluruh kepala sekolah (kepsek) memimpin dan memenej sekolah dengan hati. Dikatakannya  sekolah dan guru yang baik adalah yang bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan beban psikologis siswa.

"Misalnya, jika ada siswanya yang memakai sepatu yang sudah tidak layak lagi dipakai, bajunya yang robek, carikan jalan keluarnya bagaimana untuk mengurangi beban psikologis si anak," ujarnya saat membuka pendidikan dan latihan (diklat) calon kepsek SD dan SMP di Kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalbar, Senin (13/5/2013).

Diklat ini diikuti sebanyak 40 peserta yang terdiri dari 22 calon kepsek SD dan 18 calon kepsek SMP. Dia menambahkan, tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memiliki program 5 ribu paket yang terdiri dari sepatu, pakaian dan perlengkapan sekolah bagi siswa yang kurang mampu.

"Nah itulah gunanya program tersebut, berikan kepada mereka. Yang jelas kurangi beban psikologis yang ada pada anak. Anak itu mungkin enjoy saja mengenakan sepatu yang robek tapi beban psikologisnya pasti ada, tidak mungkin tidak," katanya.

Sutarmidji menilai hal tersebut menjadi  satu diantara faktor penyebab anak tidak bisa mengukir prestasi dengan baik lantaran memikul beban psikologis yang ada pada dirinya."Begitu juga kalau dia anak yang cerdas dengan beban psikologis seperti itu, maka prestasinya akan turun," tukasnya.
Editor: Jamadin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas