Tiga Partai Tinju Dunia Tersaji Hari Ini
pernah jadi raja atau pun petinju yang masih menyandang gelar juara dunia.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Penggemar tinju dunia mendapatkan sajian istimewa di akhir pekan ini. Sebab di saat yang hampir bersamaan, akan ada suguhan tiga pertarungan besar (bigmatch) tinju dunia yang tentunya sayang jika dilewatkan.
Di antara tiga pertarungan besar tersebut bakal melibatkan empat petinju ternama yang pernah jadi raja atau pun petinju yang masih menyandang gelar juara dunia.
Empat petinju tersebut adalah Sergio Martinez (juara tinju kelas menengah WBC), Danny Garcia (juara dunia kelas Welter WBC dan WBA), Amir Khan (mantan juara dunia kelas welter WBA dan IBF), dan Zab Judah (juara kelas welter IBF).
Martinez yang merupakan petinju berusia 38 saat ini adalah pemilik sah gelar juara dunia "The Ring, Lineal, dan sabuk juara kelas menengah WBC. Danny Garcia adalah petinju tak terkalahkan dari AS keturunan Puerto Rico yang saat ini berstatus juara dunia kelas welter Ring Magazine, pemilik sabuk juara welter WBC, dan WBA Super. Di usia 25, rekornya saat ini adalah 25 kali menang, 16 di antaranya menang KO dan tak pernah kalah atau pun draw.
Danny Garcia akan menghadapi petinju AS, Zabdiel "Zab"Judah yang berusia 35. Judah pernah menguasai lima sabuk juara dunia dari mulai kelas ringan, welter ringan, dan kelas welter. Dia juga mantan juara kelas welter WBA, WBC, dan IBF.
Meski saat ini tak menyandang status gelar juara dunia, Amir Khan tetap memiliki kharisma dan pertarungannya sangat ditunggu penggemar. Petinju Inggris berusia 26 itu adalah mantan juara dunia empat kali dengan jadi juara di kelas welter WBA reguler, WBA Super dua kali, dan juara kelas ringan welter IBF.
Gelar sabuk juaranya direbut Danny Garcia pada pertarungan di Las Vegas 2012 dengan kekalahan TKO. Setelah itu dia menang atas Carlos Molina dengan kemenangan TKO ronde 10 di Los Angeles di tahun yang sama.
Khan adalah petinju termuda Inggris yang pernah meraih medali olimpiade dengan meraih medali perak di olimpiade Athena 2004 di saat usia 17. Dia juga salah satu petinju Inggris termuda yang jadi juara dunia dengan menjuarai kelas ringan welter WBA di usia 22.
Martinez, Garcia vs Judah, dan Amir Khan akan bertarung di tiga arena ring tinju di tiga arena berbeda yaitu di Club Atlético Vélez Sarsfield-Argentina, Barclays Center Brooklyn-Amerika Serikat, dan Motorpoint Arena-Inggris.
Sergio Martinez yang merupakan petinju Argentina akan bertarung di tanah airnya tepatnya di Kota Buenos Aires menghadapi petinju Inggris, Martin Murray.
"Buat saya, ini rasanya seperti lahir kembali karena saat saya meninggalkan Argentina ke Spanyol di 2002 saya merasa saat itu perlu meninggalkan negeri tanah air saya untuk mencari situasi yang lebih baik dan tumbuh menjadi orang yang lebih matang dan jadi seorang petarung sejati. Sekarang saya kembali ke negara saya, kini saya merasa jadi orang yang berbeda dibandingkan dengan saat saya meninggalkan Argentina di 2002," kata Martinez seperti dilansir ESPN.
Sedangkan duel antara petinju keturunan Puerto Rico, Danny Garcia melawan petinju AS, Zab Judah akan dilangsungkan di Barclays Center, Brooklyn, New York, Minggu (28/4) WIB.
Ini adalah laga ketiga Danny Garcia dalam mempertahankan sabuk juara dunianya. Sebelum pertarungan, Garcia sempat mengaku kecewa karena tak sempat saling tatap muka dengan Judah.
"Saya sedikit kecewa karena saya tak bisa menatap matanya dan melihat jiwanya yang keluar dari tubuhnya (karena takut). Saya tak sabar saja melihat tatapan matanya," kata Garcia.
Dan bigmatch ketiga, adalah duel antara petinju ternama dari Inggris, Amir Khan melawan petinju Meksiko, Julio Diaz di laga kelas welter akan digelar di Motorpoint Arena, Sheffield, Yorkshire, United Kingdom.
Pertarungan Martinez kontra Martin Murray di Buenos Aires ini adalah laga istimewa buat penggemar Martinez dari Argentina. Ini adalah pertarungan pertama yang menandai kembalinya sang raja tinju Argentina bertarung di sana setelah 11 tahun selalu tampil di negeri orang. Zab Judah dan Danny Garcia akan meramaikan perseteruan tinju di Brooklyn, sedangkan Amir Khan bertarung di tanah airnya di Inggris.(Tribunnews.com/mba)