Simon Santoso Tersingkir India Terbuka

Pebulutangkis Indonesia, Simon Santoso kalah tragis di babak pertama turnamen India Terbuka

Tayang:
Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NEW DELHI - Pebulutangkis Indonesia, Simon Santoso kalah tragis di babak pertama turnamen India Terbuka Superseries, Rabu (24/4/2013), di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi. Pada game ketiga yang menjadi penentu, Simon hanya mendapatkan enam angka.

Dalam duel berdurasi 52 menit tersebut, Simon disingkirkan oleh unggulan ketiga dari Hongkong, Hu Yun, dengan rubber game 18-21, 21-13, 6-21. Dengan demikian, Indonesia hanya meloloskan dua wakil tunggal putra ke babak kedua turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, yakni Dionysius Hayom Rumbaka dan Taufik Hidayat. Sedangkan Simon mengikuti jejak Tommy Sugiarto, yang juga langsung tersingkir.

Sedangkan bagi Hu Yun, kemenangan ini membuat dia menyamakan skor menjadi 1-1 dalam rekor pertemuan mereka. Pada pertemuan pertama di Indonesia Terbuka Superseries 2010, Simon berhasil meraih kemenangan dua game langsung 25-23, 21-6.

Pada game pertama, Simon terlihat bakal meraih kemenangan karena dia sudah unggul 11-6. Tetapi setelah jeda, Hu Yun membuat kejutan dengan meraup 12 poin untuk balik memimpin 18-11. Meskipun Simon berusaha bangkit, tetapi perjuangannya harus terhenti di angka 18.

Di game kedua, sempat terjadi kejar-mengejar poin. Tetapi Simon mampu mengunci perolehan poin Hu Yun di angka 12 ketika dia mencapai poin 19, sebelum menang 21-13 dan memaksa rubber game.

Namun di game penentuan, penampilan Simon menjadi anti-klimaks. Sempat mempertipis ketertinggalannya menjadi 2-3, Simon tak mampu membendung dominasi Hu Yun yang melejit hingga unggul 12-2, sebelum menyudahi laga itu dengan kemenangan 21-6.

Aprilia Andalan di Tunggal Putri
Dari sektor tunggal putri, dua wakil Indonesia mengalami nasib yang berbeda. Belaetrix Manuputti harus mengakui kehebatan pemain tuan rumah yang merupakan unggulan utama, Saina Nehwal, yang menaklukkannya dengan dua game langsung 21-12, 21-15.

Sedangkan Aprilia Yuswandari berhasil menghentikan perlawanan pemain Rusia, Natalia Perminova. Sempat mendapat perlawanan gigih di game pembuka, Aprilia berhasil mendominasi game kedua sehingga dia meraih kemenangan 25-23, 21-6, sekaligus menjadi satu-satunya andalan Indonesia di tunggal putri.

Di babak kedua, Aprilia bakal menghadapi lawan yang berat, yaitu Minatsu Mitani. Unggulan keempat asal Jepang itu lolos setelah menang 21-10, 22-20 atas pemain tuan rumah, Ruthvika Shivani G.

Sumber: Tournamentsoftware

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved