Sport Blitz
Fresh Berkat Muay Thai
Satu di antara pegiat muay thai Pontianak, Jesaya, mengaku menggeluti seni bela diri ini lantaran terinspirasi sebuah film.
Tayang:
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Jamadin
BAGI Anda yang pernah nonton film Ong Bak pasti kenal ilmu bela diri yang satu ini. Di film itu sang pemeran utama, Tony Jaa memainkan muay thai tanpa trik-trik atau tipuan seperti halnya film-film silat Hongkong. Muay thai merupakan beladiri asli Thailand yang memadukan teknik tendangan, sapuan kaki, tendangan dengkul, lompatan, teknik siku dan pukulan.
Seiring perjalanan waktu, ilmu bela diri yang satu ini mulai merambah ke Indonesia termasuk Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak.
Satu di antara pegiat muay thai Pontianak, Jesaya, mengaku menggeluti seni bela diri ini lantaran terinspirasi sebuah film.
"Kemudian secara tidak disengaja saya bertemu dengan teman dengan hobi sama," kata Jesaya, belum lama ini.
Jesaya menekuni seni bela diri ini sejak kahir 2011 silam. "Semenjak saya menekuni olahraga tersebut yang pasti pikiran menjadi fresh. Selain itu hidup juga lebih sehat," ujarnya.
Pada dasarnya, kata Jesaya, seni bela diri muay thai hampir sama seperti olahraga bela diri lainnya. Menguasai langkah kemudian beralih ke pukulan seperti jab, straight, hook dan sikut. "Muay thai ini bedanya ada di siku dan semua bagian yang ada di badan kita merupakan senjata," katanya.
Keberadaan muay thai yang terhitung baru di Kota Pontianak, Jesaya berharap bisa lebih berkembang lagi. "Dengan menguasai ilmu seni bala diri saya semakin ingin jauh lebih menghargai orang lain," ucapnya.
Pegiat lainnya, Reza, sudah hampir dua tahun mempelajari seni beladiri muay thai. "Tujuannya untuk memahami cara tubuh manusia bekerja. Sederhananya, menurut penelitian rata-rata orang hanya mampu menggunakan 30 persen dari kemampuan otot," katanya.
Menurutnya, jika memahami tentang cara memaksimalkan kemampuan otot maka pukulan yang dihasilkan akan lebih kuat. "Kalau caranya benar bisa lebih dari 30 persen," katanya.
Teknik mematikan muay thai, kata Reza, yakni efektivitas gerakan. "Badan saya kurus dan kecil, jadi mengakalinya dengan mempelajari betul hal itu. Semenjak latihan, badan saya lebih kuat dan sekarang sudah lebih mengetahui cara memanfaatkan seni beladiri muay thai," kata Reza. (qky)