Selasa, 23 Desember 2014
Tribun Pontianak

DPRD Dukung PLN Beli Listrik Malaysia

Rabu, 24 April 2013 11:59 WIB

DPRD Dukung PLN Beli Listrik Malaysia
hadi
PERBAIKAN-Petugas teknisi PLN rayon Ngabang sedang melakukan perbaikan jaringan listrik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, H Arif Joni Prasetyo, mendukung upaya Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kalimantan Barat guna memenuhi kebutuhan listrik jangka pendek, dengan segera merealisasikan pembelian listrik dari Malaysia.

"Saat ini ketersediaan listrik masih kurang. Terlebih saat beban puncak, PLN masih kuwalahan memasok energi yang cukup vital ini. Sementara PLTU yang dibangun di beberapa tempat belum selesai. Tentu hal ini langkah tepat dalam jangka pendek kalau PLN segera merealisasikan pembelian Listrik ke Malaysia yang memang kelebihan daya listrik," katanya dalam rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Rabu (24/4/2013).

Namun dalam jangka panjangnya, lanjut Arif Joni, tentu harus tetap mengandalkan kemandirian energi. Tidak tergantung dengan pasukan luar negeri.

"Kita ketahui saat pembangunan sejumlah proyek pembangkit listrik skala besar di Kalbar on going process. Tentu ini diharapkan segera beroperasi," ujarnya.

Antara lain pembangkit listrik tenaga (PLTU) di Parit Baru, Kabupaten Pontianak, dengan total energi 200 MW dan PLTU Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang dengan kapasitas yang sama.

Sambil menunggu pembangkit skala besar tersebut beroperasi, maka disiapkan sejumlah langkah pengembangan dan perencanaan yang baik. Misalnya, PLN membeli listrik dari Sarawak.

"Ikan sepat ikan gabus. Makin cepat makin bagus. Sekarang ini setiap hari yang kita alami listrik sering byar-pet terutama saat beban puncak. Anak-anak yang mau ujian Nasional (UN) terganggu karena listrik padam," ungkapnya.

PLN diharapkan punya rencana strategis yang baik. Pasokan listrik yang tidak stabil ini disamping mengganggu aktifitas warga masyarakat, juga berpotensi menghambat investasi. Listrik ini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

Lanjutnya lagi, PLN punya kewenangan dan kewajiban penyelenggaraan pasokannya. Rencana umum dan strategis yang baik tentu akan didukung sepenuhnya oleh pemda provinsi dan Kabupaten/kota.
Penulis: Nina Soraya
Editor: Jamadin

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas