Suara Guru SMPN 19 Bersaing dengan Walet
Paling dekat sini ada dua. Jadi gurunya harus teriak-teriak kalau mau menjelaskan
Tayang:
Penulis: Nasaruddin | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala SMPN 19 Singkawang Barat, Sudarmadji mengatakan tak hanya saat ujian nasional (UN) suara pemanggil walet mengganggu. Saat belajar sehari-haripun guru harus bersaing suara.
"Paling dekat sini ada dua. Jadi gurunya harus teriak-teriak kalau mau menjelaskan," ungkap Sudarmadji kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (22/4/2013).
Saat UN hari pertama ini ada satu bangunan walet yang berbunyi cukup keras. Pihak sekolah sudah berusaha menemui pemilik namun semua pintu tertutup.
Sebelumnya diberitakan UN hari pertama di SMPN 19 Singkawang Barat terganggu suara yang bersumber dari rumah walet di sekitar sekolah tersebut.
Untuk itu anggota DPRD Singkawang, Al Nizam meminta instansi terkait untuk memperhatikan persoalan ini.
"Kicauan walet ganggu konsentrasi siswa. Siapa yang tanggung jawab jika konsentrasi pecah lalu tak lulus. Emangnya walet mau tanggung jawab?" kata Nizam kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (22/4/2013).