Napi Penderita HIV/AIDS Meninggal
Kondisi itu, sudah berjalan ketika Ah, baru menjalani masa kurungan dalam dua bulan pertama
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
Kepala Rutan Sanggau, Mulyoko menjelaskan sebelum meninggal, Ah memang telah dirawat secara intensif di RSUD Sanggau selama 15 hari. Warga Pontianak ini diketahui, ia menderita penyakit sudah sejak lama, sebelum masuk ke Rutan Sanggau karena kasus narkoba.
Namun, dijelaskannya, setiap napi yang memang diketahui tersangkut kasus hukum narkotika pasti dites VCT. Hal itu dilakukan ketika napi masuk ke Rutan Sanggau.
"Sebelum masuk di Rutan memang belum diketahui mengidap HIV/AIDS. Seperti napi-napi lainnya, yang tersangkut hukum narkoba kita lakukan tes VCT. Setelah dilakukan pengecekan sampel darah, baru diketahui kalau dia ternyata positif," jelasnya, Senin (22/4/2013).
Ia menjelaskan, sebenarnya Ah yang harus menjalani masa hukuman selama 4,6 tahun sudah keluar masuk ke RSUD Sanggau untuk menjalani perawatan dari sakit yang dialami. Kondisi itu, sudah berjalan ketika Ah, baru menjalani masa kurungan dalam dua bulan pertama.
Berita selengkapnya baca di edisi cetak, Selasa (22/4/2013).