Pemuda Muhammadiyah Buka Sekolah Gratis
Khusus untuk SMP Muhammadiyah, kita memang diamanahkan untuk mengelolanya
Penulis: Nasaruddin | Editor: Arief
"Khusus untuk SMP Muhammadiyah, kita memang diamanahkan untuk mengelolanya. Untuk tahun ini, kita buka kembali setelah sekitar tiga tahun vakum," ungkapnya kepada Tribunpontianak.co.id, Selasa (26/3/2013).
Ridwan mengungkapkan, waktu pendaftaran akan disesuaikan dengan kalender pendidikan. Sementara proses belajar mengajar, direncanakan pada sore hari.
Menurutnya, dengan komposisi kepengurusan maupun keanggotaan Pemuda Muhammadiyah yang kebanyakan berlatar belakang sarjana pendidikan, maka guru yang akan mengajarpun diambil dari internal pemuda.
Para calon pengajar ini, sudah menyatakan kesediaan menginfakkan waktu dan ilmu untuk siswa. "Di antaranya, Sukardi, Ramdan, itu memang punya basic pendidikan. Jadi orang yang kita libatkan, sudah siap untuk melaksanakan tugasnya," papar Ridwan.
Pendidikan gratis ini, menurutnya diprioritaskan bagi anak-anak yang putus sekolah. Selain itu, dari keluarga yang kurang mampu dan selalu berhadapan dengan persoalan biaya pendidikan.
"Selama Pemuda Muhammadiyah yang mengelola, maka akan terus kita gratiskan. Jadi unggulan kita, memang pada gratisnya," pungkas pria yang juga menjabat sebagai Komisioner KPU Singkawang ini.