Ditodong Pisau, Babysitter Serahkan Perhiasan

Awalnya, tidak ada rasa curiga sama sekali dalam diri DM ketika menumpang ojek tersebut.

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MANADO - Warga Pal Dua, Manado, DM (19) seorang babysitter yang menjadi korban perampokan disertai kekerasan ketika dia ingin ke rumah majikannya di Kelurahan Buha, Mapanget. DM menjadi korban perampokan oleh tukang ojek yang tumpanginya dari Pasar Tuminting, Manado.

Peristiwa tersebut  terjadi pada Rabu tersebut baru terungkap ketika orangtua DM melaporkan kejadian tersebut di Mapolresta Manado, Kamis (21/3/2013).malam.

Awalnya, tidak ada rasa curiga sama sekali dalam diri DM ketika menumpang ojek tersebut. Dalam perjalanan, tiba-tiba tukang ojek tersebut menghentikan motornya dan menodongkan sebuah pisau. DM diminta untuk menyerahkan seluruh perhiasan yang dikenakannya. Merasa terancam, ia lalu menyerahkan anting, kalung dan cincin emas yang dikenakannya. Juga sebuah ponsel BlackBerry dan uang sejumlah Rp 150.000.

Tukang ojek yang sudah mengantongi barang-barang korban ternyata tidak berhenti sampai di situ. Korban malah dibius, dan DM kemudian disekap di sebuah rumah kosong. Ketiga siuman DM menyadari bahwa ada dua orang lagi di rumah tersebut.

Kepala sub bagian Humas Polresta Manado AKP Ruswa Buntuan mengatakan, korban beruntung bisa melarikan diri pada malam harinya. Ayahnya yang tidak terima perlakuan tersebut melaporkan kejadian ini dan meminta aparat kepolisian segera menangkap para pelaku. Saat ini pihak kepolisian sedang menangani laporan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved