Melawi Terus Kembangkan Lahan Pertanian
Sesuai dengan petunjuk bantuan pada tahun 2013 ini tidak lagi berupa peralatan
Penulis: Ali Anshori | Editor: Arief
Untuk menggapai tersebut, pemerintah akan mengalokasikan dana bantuan sosial untuk pembangunan fisik sawah, seperti perbaikan irigasi, pembangunan jalan usaha tani.
"Sesuai dengan petunjuk bantuan pada tahun 2013 ini tidak lagi berupa peralatan. Namun cenderung pada optimasi lahan sawah, dengan demikian lahan pertanian yang sudah ada bisa terus dikembangkan dan mendapatkan hasil yang maksimal," kata Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Melawi, Dwi Waluyo Kamis (21/3/2013).
Dwi mengatakan, untuk optimasi lahan pertanian, anggaran dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 1 miliar, sedangkan untuk APBN dianggarkan Rp 800 hektar, yang dibagi dalam dua kategori yakni lahan pertanian kering dan lahan pertanian basah.
"Untuk peningkatan produksi ini ada dua, yakni Rp 2.075.000 ini untuk optimasi Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT), dapat 80 unit padi ladang, sedangkan untuk padi sawah dapat 120 unit dengan anggaran Rp 1.059.000," jelasnya.
Disinggung mengenai rencana Desa Pemuar Kecamatan yang akan dijadikan sentra pertanian, Dwi mengatakan, potensi di daerah tersebut memang cukup menjanjikan, namun demikian peran serta masyarakat juga menjadi penentu keberhasilan yang diinginkan.
"Kalau potensi sih memang luar biasa, namun SDM yang mengerjakan ada tidak, nah ini juga menjadi kendala, sebab yang kami inginkan adalah bagaimana memaksimalkan lahan yang ada tersebut, agar hasil produksinya juga lebih baik," katanya.
Untuk saat ini, kata Dwi, area persawahan yang menjadi andalan masih terdapat di Dusun Senain Kecamatan Sayan. Kata dia pertanian di daerah tersebut sangat luas dan sangat menjanjikan, selain itupun SDM-nya ikut mendukung.