IHSG Ditutup Menguat 0,4 Persen
Pelaku pasar melakukan pembelian selektif merespon isu individual emiten sektoral ketimbang kekhawatiran terhadap krisis Cyprus.
Dikatakannya, pelaku pasar melakukan pembelian selektif merespon isu individual emiten sektoral ketimbang kekhawatiran terhadap krisis Cyprus. Ini terlihat dari aksi beli atas saham-saham sektor properti dan jasa konstruksi yang berpeluang membukukan pertumbuhan laba yang kuat tahun ini.
Disekektor properti di wilayah DKI mulai tahun ini akan memperoleh penurunan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk golongan rumah bernilai di bawah Rp 2 miliar (NJOP). Kebijakan perpajakan ini dinilai menguntungkan pasar rumah yang nilainya di bawah Rp 2 miliar.
Sedangkan tekanan jual masih melanda saham sektor batubara. Asing mencatatkan nilai penjualan bersih Rp 253,28 miliar di tengah nilai transaksi di pasar reguler yang mencapai Rp 5,65 triliun.
Sementara indeks saham utama zona Euro ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA di Wall Street menguat tipis 0,03 persen, dan indeks S&P turun 0,24 persen. Pasar saham AS bergerak bervariasi setelah hasil voting parlemen Cyprus menolak kebijakan kenaikan tarif pajak hingga 15,6 persen terhadap simpanan di atas Euro 100.000.