A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Inilah Nama Kandidat Kuat Paus - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribun Pontianak

Inilah Nama Kandidat Kuat Paus

Rabu, 13 Maret 2013 06:43 WIB
Inilah Nama Kandidat Kuat Paus
Tribunnews.com
Para kardinal dari berbagai negara memasuki Vatican City untuk mengikuti sidang rahasia atau konklaf memilih pasu baru. Paus baru perlu dipilih untuk menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri 28 Februari lal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KOTA VATICAN – Hari pertama konklaf,  tempat 115 kardinal mengikuti sidang rahasia dipenuhi asap berwarna hitam. Asap hitam tersebut keluar dari cerobong di atas Kapel Sistine, Rabu (13/3/2013). Munculnya asap hitam itu menandakan 
Paus   belum terpilih paus.


"Asap sudah keluar malam ini di cerobong vatikan. Sayang hitam, artinya belum ada paus," ujar Romo Yustinus Sulistiadi Pr, imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Jakarta, Rabu dini hari.


Romo yang pernah studi dan tinggal di Roma selama 12 tahun memprediksi Uskup Milan, Angelo Scola akan terpilih sebagai paus baru. "Feeling saya yang akan keluar sebagai paus adalah Angelo Scola, Uskup Milan," tulis Romo Sulis dalam surat elektroniknya.


Kepulan asap hitam diperkirakan, para kardinal berhasil melewatkan putaran perta, masing-masih kardinal menuliskan satu nama untuk nominee paas. Selanjutnya mengerucutkan nama-nama sampai muncul setidaknya peraih suara minimum 2/3 dari 115 kardinal pemilik hak suara yang ikut konklaf.


Ia menambahkan dengan nada berseloroh, "Semoga ramalan saya meleset. Karena kalau benar, saya dikira mendahului roh kudus, atau malah dikira roh kudus mendahului membisiki saya daripada kesatuan pendapat para kardinal."


Vatikan mulai memasang cerobong asap khusus di atas Kapel Sistine untuk persiapan sidang konklaf yang akan digelar pada Selasa (12/2). Tanda utama para kardinal selesai menuntaskan tugas memilih paus, dengan kata lain, isyarat paus terpilih adalah manakala asap berwarna putih, bukan hitam, keluar dari cerobong di kapel Sistine.

Melalui cerobong asap khusus itulah, akan diketahui apakah ke-115 kardinal dari seluruh dunia itu sudah berhasil memilih paus baru atau belum. Sekitar 1,2 miliar umat Katolik di dunia menantikan gembala utama yang baru, yakni paus.

Di antara calon kuat itu adalah Uskup Agung Milan Kardinal Angelo Scola, bersama Kardinal Marc Ouellet dari Kanada, dan Kardinal Odilo Scherer dari Brasil.


Kardinal Perancis Andre Vingt-Trois, seperti dilansir AFP, mengatakan ada sekitar setengah lusin kandidat kuat untuk menjadi pemimpin umat Katolik yang baru.
Berikut 10 daftar nama kardinal kandidat kuat paus:


1 Kardinal Angelo Sodano dari Italia.

Saat ini dia menjabat dekan Kolegium Kardinal. Dekan Kolegium Kardinal jabatan untuk pemimpin para kardinal.
Dekan dipilih dari dan oleh karddinal uskup, lalu diadjukan diajukan ke Paus untuk mendapatkan persetujuan. Angleo juga pernah menjadi menjadi Sekretaris Negara Vatikan tahun 1991-2006. Saat terpilih sebagai Paus, Joseph Cardinal Ratzinger adalah Dekan Kolegium Kardinal.


2 Kardinal Angelo Scola (Uskup Agung Milan, Italia)

Scola (71) juga mengepalai gereja di Venesia. Iia ahli dalam bioetika, dan telah bekerja secara luas pada hubungan Katolik-Muslim.


3 Kardinal Brazil Odilo Scherer (Uskup Agung Sao Paulo, Brazil)

Dahir di Brazil, dan merupakan imigran Jerman. Scherer (63) aktif berkicau di Twitter sebelum memasuki konklaf.


4 Marc Ouellet (Mantan Uskup Agung Quebec, Kanada)

Ia adalah seorang teolog ilmiah yang fasih berbicara dalam enam bahasa. Ouellet (68) memiliki banyak pengalaman di Amerika Latin, tempat di mana ia pernah mengajar. Di Vatikan, ia menjabat sebagai direktur staf.

5 Peter Erdo (Uskup Agung Esztergom, Budapest, Hungaria)

Kariernya di Gereja dianggap melesat cepat. Ia adalah seorang pengacara kanon. Erdo (60) adalah Kepala Uskup Katolik Eropa, dan kini duduk sebagai anggota salah satu komite di Vatikan.
Di Budapest, ia dikenal suka mendorong misionaris awam mengunjungi setiap rumah di sebuah paroki, untuk mengundang kembali orang-orang murtad ke Gereja.


6 Jose Francisco Robles Ortega (Meksiko)

Francisco Robles Ortega lahir 2 Maret 1949. Ia Kardinal Meksiko yang telah diangkat paus tahun 2007. Saat ini menjabat sebagai Uskup Agung Guadalajara, sebelumnya sebelumnya menjabat sebagai Uskup Agung Monterrey 2003-2011. November 2012, ia terpilih menjadi terpilih sebagai ketua majelis Uskup, seperti KWI-nya Indonesia.


7 Christoph Schonborn (Uskup Agung Wina, Austria)

Ia disebut sebagai salah satu kandidat Paus yang lebih moderat. Schonborn (68) berasal dari keluarga bangsawan, dan fasih berbicara dalam tujuh bahasa.


8 Albert Malcolm Ranjith (Uskup Agung Kolombo, Sri Lanka)

Malcolm memiliki ikatan yang kuat dengan Vatikan, dan dekat dengan Paus Benediktus XVI. National Catholic mengatakan, Ranjith (65) terlalu tradisional. Dalam memimpin misa, ia menolak memberikan roti komuni ke tangan umat, melainkan langsung ke mulut.

9 Filipina Luis Antonio Tagle (Uskup Agung Manila)

Luis memiliki karisma. Saat berkhotbah, ia bisa membuat orang menangis. Tagle (55) baru menjadi kardinal sejak empat bulan lalu. Sehingga, kans 'bintang Asia' ini menjadi Paus, bisa dibilang sangat kecil, dan mungkin harus menunggu konklaf berikutnya.
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
81093 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas