A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Hengki: Pengusaha Mengeluh Kelakuan Kelompok Hercules - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribun Pontianak

Hengki: Pengusaha Mengeluh Kelakuan Kelompok Hercules

Sabtu, 9 Maret 2013 19:34 WIB
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Pihak kepolisian menangkap Herculer Rozario Marshal, bersama anak buahnya ternyata disinyalir melakukan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan di Jakarta. Bahkan, hasilnya sungguh mengejutkan, mencapai miliaran rupiah.

"Ratusan juta, bahkan miliaran," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (9/3/2013).

Dikatakannya, kepolisian sudah melakukan pengamanan terhadap tempat-tempat yang dianggap rawan, ada tiga tempat di Jakarta yang sudah diamankan kepolisian dengan melakukan apel. Lokasi-lokasi tersebut didapat berdasarkan laporan yang diterima kepolisian dari masyarakat.

"Kelompok Hercules ditangkap karena dalam waktu tiga bulan terakhir ini banyak informasi dari masyarakat yang menimbulkan ketidaknyamanan oleh kelompok ini. Namun tidak berani membuat laporan, Dalam 3 bulan ini ada 3 tempat," ujarnya.

Hengki menjelaskan di tiga tempat tersebut ada tiga perusahaan yang mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dan pemerasan dari kelompok Hercules dengan dalih uang keamanan. Kemudian ada satu perusahaan membuat laporan ke Polres Jakarta Barat dan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan apel pasukan di tiga lokasi yang dilaporkan.

"Kita hanya melakukan apel berdasarkan karakteristik kerawanan. Tempat satu, tempa ke dua berhasil, tetapi di tempat terakhir mendapat perlawanan," ungkapnya.

Menurut Hengki dalam melakukan pemerasan kelompok Hercules biasanya mendatangi perusahaan-perusahaan dengan kedok uang keamanan sehingga perusahaan tidak akan diganggu kelompoknya. "Mereka mendatangi perusahaan dan minta sejumlah uang," ujarnya.

Hengki menjelaskan bahwa satu Laporan yang masuk ke Polres Jakarta Barat berasal dari sebuah perusahaan yang terletak di Kalideres, kemudian ditindaklanjuti dan diketahui pelakunya ternyata anak buah Hercules.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas