A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

60 Siswa Kalbar Berpeluang Kuliah di Universitas Ternama - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Pontianak

60 Siswa Kalbar Berpeluang Kuliah di Universitas Ternama

Sabtu, 9 Maret 2013 10:23 WIB
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 60 siswa SMA/SMK/MA di Kalbar mendapat beasiswa Strata 1 (S1) ke Perguruan Tinggi (PT) ternama di Indonesia untuk semua bidang studi. Setiap penerima beasiswa, akan masuk ke PT tanpa tes.

"Ini jalur beasiswa Program Affirmative pendidikan, dari 100 peserta yang diprioritaskan," ujar Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Prof Dr Thamrin Usman kepada Tribun di ruang kerjanya, Jumat (8/3/2013).

Thamrin menjelaskan, beasiswa ini khusus untuk wilayah 3T yakni terdepan, terluar dan terpencil. Kalbar diprioritaskan untuk wilayah terdepan dengan enam wilayah yakni Kabupeten Bengkayang, Sambas, Landak, Sanggau, Sintang dan Kapuas Hulu.

"Pola kerjasama ini dilakukan oleh pemerintah daerah dengan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti). Untan dalam hal ini sebagai bagian dari Unit kerja Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, juga sebagai bagian dari universitas sasaran dan juga pelaksana," ungkapnya.

Menurutnya, setiap siswa atau penerima beasiswa berhak untuk memilih program studi sesuai keinginan penerima beasiswa sesuai kebutuhan daerah.

"Setiap siswa bebas memilih program studi yang akan diambilnya sesuai kebutuhan daerahnya. Misalnya, Kabupaten Landak memerlukan sarjana tambang, selain sarjana pertanian secara umum, sedangkan Kabupaten Sanggau membutuhkan tenaga guru dan bengkayang membutuhkan tenaga kesehatan," katanya.

Selain itu, penerima beasiswa haruslah asli putra daerah dari enam kabupaten terdepan. Sistem penyeleksian dilakukan sekolah yang sudah bekerjasama dengan dinas pendidikan kabupeten/kota masing-masing.

"Mereka akan dikirim oleh daerah masing-masing, dengan kriteria asli putra daerah setempat dan akan diseleksi prestasinya. Mereka juga dinilai baik dari rapot, kemampuan lainnya, minat dan bakatnya sehingga dari situlah diminta untuk mengusulkan masuk ke program ini. Jadi, nilai mereka baik kelas 1, 2, 3 dinilai oleh perguruan tinggi yang dituju," paparnya.

Dalam beasiswa ini, kata Thamrin, Dikti akan menyiapkan beasiswa hingga selesai kuliah dan menyediakan uang saku sebesar Rp 1 juta. Pemerintah juga diperkenankan untuk menambah bantuan biaya kepada putra daerahnya saat masa pendidikan.

"Berdasarkan rapat tadi, pemerintah daerah menyatakan siap memfasilitasi dan menyiapakan dana untuk keberangkatan mereka dari tempat asal menuju tujuan. Serta menyiapkan anak-anak yang diperlukan sesuai dengan program setudi yang dipilih," katanya.

Ia berharap, beasiswa ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan pendidikan serta SDM di Kalbar. "Kita berharap ini jangan disalahgunakan," pungkasnya. (yun/tribun pontianak cetak)
Editor: Arief
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas