A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Print Out SMS "Yuni dan Perwira Polisi" Beredar - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Tribun Pontianak

Print Out SMS "Yuni dan Perwira Polisi" Beredar

Rabu, 6 Maret 2013 15:58 WIB
Print Out SMS
NET
Yuni Shara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA -  Beberapa print out sms antara Yuni dan seorang perwira di kepolisian yang tersebar dua hari belakangan ini. Namun, pengacara Yuni Shara, Minola Sebayang, mempertanyakan keaslian print out tersebut.

Dikatakannya, hal terpenting bukan benar atau tidaknya bukti SMS tersebut, melainkan bagaimana dan siapa yang menyebarkannya. 

"Hati-hati penyadapan itu ilegal, berani enggak yang menyebarkan mempertanggungjawabkannya secara hukum?" ujar Minola saat dihubungi wartawan, Rabu (6/3/2013).

Seperti diberitakan, beberapa lembar print out yang berisi percakapan Yuni Shara dengan pria bernama Teddy Minahasa, yang disebut-sebut sebagai seorang perwira di kepolisian, beredar. Dalam pembicaraan tersebut, Yuni melaporkan bahwa di kediaman Raffi kerap digunakan sebagai tempat kegiatan penyalahgunaan narkoba.

Terkait beredarnya isi percakapan melalui SMS itu, Minola menantang pihak yang menyebarkan agar berani membuktikan keabsahannya. "Kalau gentle sebenarnya jangan 'main belakang', muncul dan buktikan jika print itu benar, termasuk cara mendapatkannya," lanjutnya lagi.

Minola tidak mau menanggapi terlalu jauh hal tersebut karena bukti itu masih tidak jelas siapa yang menyebarkan. Ia juga mengaku baru mengetahui hal tersebut. "Kalau tidak ada sumbernya berarti dari 'hantu', lalu kalau begitu buat apa kita tanggapi sesuatu yang tidak jelas asal-usulnya," tekannya.

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
77833 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas