• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Pontianak

Komunitas Toyota Kijang Club Pertahankan Keaslian Mobil

Kamis, 14 Februari 2013 11:41 WIB
Komunitas Toyota Kijang Club Pertahankan Keaslian Mobil
Ken Arnoly
Anggota Komunitas Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Pontianak nongkrong di Museum Daerah Kalbar beberapa waktu lalu. Anggota komunitas ini gencar melakukan sosialisasi tertib lalu lintas.
MESKI berusia tua, Toyota Kijang Super 1997 menjadi andalan Eko Gunawan untuk beraktivitas setiap harinya. Saban hari dia mengemudikan mobil kesukaannya ini.

Pria 34 tahun ini selalu memajang mobilnya di Museum Daerah Kalbar yang menjadi tempat mangkal Komunitas Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Pontianak.

"Ane beli dari abang ipar ane. Sudah sejak 2003 itu Kijang ini sering pergunakan, jadi sudah hafal seluk beluknya dan tak ragu untuk membeli. Saya memang minat dengan Kijang karena bandel," kata pria kelahiran Sekadau, 6 November 1979 silam.

Ia rupanya sudah lama mengincar Kijang Super ini. "Inilah asyiknya Kijang, bisa dimodif apa saja. Ada yang modif ceper dan ada juga yang modif offroad. Kalau dari tampilan memang mantap, tapi kenyamanan pasti berkurang. Saya lebih memilih standar agar ciri khas Kijang lebih kelihatan," papar ayah satu anak ini.

Dia dan rekan-rekannya justru mencoba mempertahankan keaslian mobil. "Ada satu pengguna Kijang sewaktu kita ajak gabung di komunitas minder. Alasannya mobilnya bukan modifan alias standar pabrik. Kita jelaskan, justru dengan bisa menjaga keaslian suatu kendaraan maka akan lebih bernilai," paparnya.

Toyota Kijang Super 1994 juga menjadi pilihan Ferry Gunawan, staff di Diskes Singkawang. Sejak berkeluarga, dia memilih mobil ini. 

"Saya memilih Toyota Kijang karena bisa bawa istri dan dua anak saya. Apalagi anak masih kecil-kecil, jadi keperluan yang dibawa selalu banyak. Perlu mobil besar seperti Toyota Kijang. Selain itu, juga termasuk mobil yang nyaman dan enak dibawa," paparnya.

Sebelum membeli mobil ini, Ferry juga pernah memiliki mobil yang sama. Hanya saja rakitan 1990. Pria kelahiran Sambas 10 Agustus 1982 ini mengaku suka dengan mobil klasik. 

Untuk perawatan, ia tak pernah pusing. Suku cadang mobilnya melimpah di pasaran. 
"Teman di komunitas juga membantu tentang mesin mobil Kijang. Kalau hanya cek mesin dan ganti oli, per dua sampai tiga bulan hanya sampai RP 2 juta," ungkapnya. 

Editor: Jamadin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
67383 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas