SDN Sungai Mayam Tanpa Guru Agama
Itu kosong sudah sejak Juli atau Agustus lalu, atau sudah sekitar enam bulan, itu sebenarnya tidak boleh terjadi
Penulis: Haryanto | Editor: Arief
"Itu kosong sudah sejak Juli atau Agustus lalu, atau sudah sekitar enam bulan, itu sebenarnya tidak boleh terjadi," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (11/2/2013).
Menurutnya, guru agama yang dahulunya mengajar di tempat tersebut sudah diangkat menjadi kepala sekolah. Ia kemudian pindah tugas tanpa adanya pengganti di sekolah tersebut.
"Memang ada guru agama bantu dari sekolah terdekat, tapi maklum sajalah namanya juga guru bantu. Kalau dia sempat baru bisa membantu," kesalnya.
Dikatakannya, jumlah siswa yang ada di sekolah itu kini ada sekitar 300 orang. Jumlah itu mayoritas sekitar 90 persen lebih beragama Islam.
"Kita minta ini segera ditanggapi oleh dinas pendidikan. Karena, guru agama ini sangat penting sebagai upaya penanaman budi pekerti maupun nilai-nilai akhlak, kalau tidak ada," desaknya.