Suplai Air Leding di Sambas Macet
Ada gangguan di pompanya. Bisa mompa, cuma beberapa jam saja dan tidak semua pelanggan dapat didistribusikan
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Jamadin
Hal ini dipicu ada satu diantara mesin pompa yang rusak. Penanganan sudah dilakukan PDAM dan jika tanpa gangguan, Jumat (18/1/2013) kemungkinan distribusi ke seluruh sudah dapat dlakukan.
Direktur Kepala PDAM Muara Ulakan Kabupaten SambasThamrin mengatakan pihaknya sedang dalam proses perbaikan terhadap gangguan teknis yang saat ini dialami pihak PDAM. "Ada gangguan di pompanya. Bisa mompa, cuma beberapa jam saja dan tidak semua pelanggan dapat didistribusikan. Sekarang lagi dalam proses perbaikan," ungkapnya, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (17/1/2013).
Dikatakanya, saat ini alatnya sedang dalam proses pengiriman menuju Sambas. Thamrim meminta maaf kepada pelanggan PDAM atas gangguan pelayanan kita. Air terkadang keruh itu tergantung alam, tetapi tetap kita olah. Namun untuk perubahan warna tak bisa diolah secara maksimal.
Ditempat yang sama, Kepala Bagian Teknis PDAM Muara Ulakan Sambas Alfiansyah menjelaskan komponen pompa yang rusak menjadi mudah karatan lantaran tingkat keasaman air sungai Sambas tinggi. "Standar yang ditetapkan dari Menkes itu 6,5 sampai 8,5 pH. Tapi tingkat keasaman kita di sini 5,3 pH, semakin rendah pH nya berarti tingkat keasamannya tinggi.
Berita selengkapnya baca di edisi cetak, Jumat (18/1/2013).