Konsumsi Topang Ekonomi Kalbar

Meskipun terjadi perlambatan kinerja ekspor, masih terjaganya permintaan dalam negeri, yaitu konsumsi dan investasi, menopang perekonomian Kalbar.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat Hilman Tisnawan memaparkan, perekonomian Kalbar pada triwulan III 2012 menunjukkan pertumbuhan sebesar 6 persen (yoy), mendekati pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 6,17 persen (yoy). 

"Sementara Produk Domestik regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku sampai triwulan III 2012 mencapai angka Rp 54,85 triliun, dan diperkirakan pada tahun 2012 dapat menembus angka Rp 70 triliun," kata Hilman kepada Komisi XI DPR RI dipimpin oleh Dr Harry Azhar Azis dalam masa reses di Kalbar dan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak, termasuk jajaran perbankan di Kalbar, 17-19 Desember lalu.

"Meskipun terjadi perlambatan kinerja ekspor, masih terjaganya permintaan dalam negeri, yaitu konsumsi dan investasi, menopang perekonomian Kalbar. Secara sektoral, kinerja sektor utama Kalbar yaitu sektor pertanian, khususnya subsektor perkebunan, diperkirakan masih akan mengalami kelesuan," kata Hilman.

Berdasarkan data terakhir, volume produksi perkebunan di Kalbar mengindikasikan kondisi yang melambat. Hal tersebut ditandai dengan produksi Tandan Buah Segar (TBS) pada bulan November 2012 sebesar 389,12 ribu ton, atau hanya meningkat 1,58 persen (mtm) lebih lambat dari bulan sebelumnya 8,39 persen (mtm).

Sementara secara tahunan, produksi TBS pada November 2012 hanya tumbuh 5 persen (yoy), jauh di bawah bulan sebelumnya yang mencapai pertumbuhan 37 persen (yoy). Produksi karet, lanjut Hilman, juga menunjukkan pergerakan yang cenderung melambat. Di antaranya dipengaruhi curah hujan yang cenderung tinggi di beberapa wilayah Kalbar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved