Sabtu, 20 Desember 2014
Tribun Pontianak

Paryadi Pastikan Maju Pilwako

Kamis, 20 Desember 2012 23:25 WIB

Paryadi Pastikan Maju Pilwako
TRIBUN PONTIANAK/GALIH NOFRIO NANDA
Gubernur Kalbar Cornelis sekaligus Ketua DPD PDIP Kalbar (dua dari kanan) tersenyum saat Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum (dua kiri), Sekjen DPP Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dan Pj Ketua DPD Demokrat Kalbar Muda Mahendrawan menabuh gendang saat pembukaan Musyawarah Daerah II Partai Demokrat Kalbar di Pontianak, Senin (19/9). Pada momen Musda ini Wagub Christiandy Sanjaya dari PDS dan Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi (PKB), bergabung Demokrat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak, Paryadi memastikan diri akan maju ke Pilwako 2013 mendatang. Namun dirinya masih merahasiakan akan posisi dan akan berpasangan dengan siapa.

"Saya tidak ingin mendahului karena di partai mekanismenya kan ada, kemungkinan dari pembicaraan yang ada, mungkin Januari sudah mulai persiapan untuk pendaftaran dimulai. biar persiapannya lebih mantap dan solid baik dari Partai," jelasnya kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Menampik desas-desus kabar yang mengatakan dia akan maju dari Kabupaten lain, Paryadi menegaskan dia maju hanya untuk Kota Pontianak.

"Waktu persiapan hingga Juni pendaftaran itu cukup, kalau untuk seperti apa itu nanti, keinginannya masih untuk di Kota Pontianak." ujarnya.

Sementara itu, sejauh ini dia selalu melakukan komunikasi-komunikasi intensif baik dengan partai maupun dengan pasangannya saat dia menjabat posisi Wakil Walikota Pontianak ini.

"Namanya sudah empat tahun komunikasi-komunikasi politik pasti ada. Kalau dulu kita pada saat 2009 secara partai kita waktu itu posisi partai politik tidak terlalu memainkan peran sehingga lebih leluasa dalam menentukan pribadi. " paparnya.

Dikatakannya, segala keputusan yang akan segera diketahui Januari 2013 mendatang saat pendaftaran Pilwako, tidak terlepas dari mekanisme partai tempatnya bernaung saat ini.

"Sekarang ini sudah kita dari partai politik, kalau seandainya kita berkiprah di partai politik, kepentingannya juga kita iringi dan ketika saya masuk partai politik jangan sampai tidak mempertimbangkan politik partai dan mekanisme partai," ujarnya.
Penulis: Dhita Mutiasari

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas