Remas Payudara Tetangga Berujung Maut

Meski demikian, Kapolsek Simokerto Kompol Bagus Dwi masih menelusuri kasus ini

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Berawal dari meremas payudara istri tetangga,  Ulung (22) tewas. Warga Jl Simolawang ini kemudian tewas setelah dibacok Jaki (30), suami korban yang tak terima dengan perbuatannya.

Pembunuhan terjadi ketika korban yang diremas payudaranya mengadu ke suami. Mendengar cerita istri tercintanya, Jaki pun berang, dan mendatangi Ulung.  Kejadian menggemparkan ini berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB.

"Tersangka yang tak terima kemudian mendatangi rumah korban sambil membawa pisau kemudian menusukkan pisau itu ke tubuh korban sampai tewas," terang Kompol Bagus Dwi, 
Kapolsek Simokerto di kantornya, Senin (17/12/2012) pagi.

Bagus mengatakan Jaki sudah tertangkap dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Simokerto. Sedangkan jasad Ulung sudah dibawa di Ruang Kamar Mayat RS Dr Soetomo.

Informasinya, Ulung juga diduga stress sejak kecil. Ini terlihat dari perangai Ulung yang sering marah-marah tanpa sebab. Bahkan menurut pengakuan seorang keluarganya, Ulung juga pernah kabur dari rumah.

Meski demikian, Kapolsek Simokerto Kompol Bagus Dwi masih menelusuri kasus ini. Ia memastikan kalau Jaki sudah ditangkap dan dijerat dengan pasal pembunuhan yang ancaman hukuman penjaranya bisa mencapai 10 tahun penjara.
Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved