Perampokan di Ketapang
Perampok Mulyati Gunakan Senjata Api
Kasatreskrim AKP Andi Oddang menuturkan kawanan rampok ini membawa senjata api, senjata tajam serta tongkat besi dalam menjalan aksinya.
Tayang:
Penulis: Novi Saputra |
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Menurut hasil pemeriksaan sementara, Mulyati tewas akibat bekapan rampok, yang membungkam mulutnya menggunakan lakban serta sekaligus mengikat kedua tangannya. Perlakuan yang sama juga dilakukan kawanan ini terhadap cucunnya, Kelvin.
Berdasarkan informasi yang didapat, Kapolres Ketapang, AKBP Ari Wahyu Widijananto melalui Kasatreskrim AKP Andi Oddang menuturkan kawanan rampok ini membawa senjata api, senjata tajam serta tongkat besi dalam menjalan aksinya.
"Menurut Saksi ada satu orang bersenjata api, satu orang bawa parang, satu orang bawa linggis dan ada yang bawa tongkat besi," ujarnya.
Kawanan ini juga diketahui datang menyatroni Toko Emas Mulyati menggunakan dua buah sepeda motor, dengan wajah yang ditutup topeng.
Tak diketahui darimana masuknya kawanan ini, lantaran dari pemeriksaan sementara tidak satupun akses masuk ke Toko Mulyati yang mengalami kerusakan.