Sabtu, 20 Desember 2014
Tribun Pontianak

Kapolres Sanggau: Blokir Jalan, Kami Tindak

Rabu, 3 Oktober 2012 16:03 WIB

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kapolres Sanggau Kalimantan Barat, AKBP Winarto mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri. Ia mengharapkan masyarakat mematuhi hukum yang saat ini sedang berjalan.

"Kita himbau masyarakat tidak main hakim sendiri dan berbuat anarkis. Karena saat ini kita sedang melakukan proses hukum dalam kasus ini," jelasnya.

Dikatakannya, awalnya pihaknya sudah melakukan mediasi. Pihak perusahaan juga telah mau memberikan santunan sebesar Rp 15 juta. "Namun, itu ditolak karena tuntutannya sebesar Rp 66 juta," jelasnya.

Namun, jika masyarakat tetap mau melakukan pemblokiran. Dirinya mengaku akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur yang ada. "Kita imbau masyarakat tidak melakukan demikian. Karena jalan ini untuk kepentingan umum," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya warga Desa Tanjung Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau berniat melakukan pemblokiran jalan negara Sanggau-Pontianak menuntut pembayaran sanksi adat atas kecelakaan yang terjadi di wilayah tersebut.

Kecelakaan sendiri terjadi Kamis (7/6) lalu terjadi Lakalantas antara truk bernomor polisi (Nopol) Z 8053 DK yang dikendarai, Udin, warga Pontianak. Ia bertabrakan dengan Darwamawati yang membawa sepeda motor Honda bernopol, KB 4799 DV. Darmawanti kemudian meninggal dunia di RS Antonius Pontianak.
Penulis: Haryanto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas