Hamili Istri Orang Jabatan Kepala Sekolah Dicopot
Sabtu, 22 September 2012 11:42 WIB

Berita Terkait
- Wow! Seorang Napi Hamili Empat Sipir Penjara dan Selundupkan…
- Kasihan! Setelah Hamil, Gadis Kampung Diterlantarkan…
- Pemain Film 5cm Dipolisikan Mantan Pacar
- Gadis 18 Tahun Dihamili Ayah Kandung
- Kasihan! Gadis Ini Melahirkan Benih Ayah Tiri
- Wuih! Bripda Wilson Hamili Tiga Wanita
- Kakek Belasan Cucu Hamili Gadis 16 Tahun
- Astagfirullah! Ayah Tiduri Anak kandung hingga Hamil
- Siswi SMP Dihamili Ayah Kandung
- Hamili Anak Kos, Oknum Polisi di Laporkan ke Propam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LARANTUKA - Gara-gara menghamili istri orang, ABK merupakan kepala sekolah dicopot dari jabatannya.
ABK menghamili MYK, istri dari AK yang adalah Kepala SDK Lamawalang. ABK diberi pembinaan di Kantor Dinas PPO Flores Timur tepatnya di UPT SKB. Jabatan Kepsek SDK Lamawalang diserahkan kepada Wihelmus Pehan Kromen, guru SD Inpres Waibalun.
Pencopotan kepala sekolah kepada ABK dibenarkan Kepala Dinas PPO Flores Timur, Drs. Bernard Beda Keda yang dikonfirmasi, Jumat (21/9/2012).
Untuk sementara ABK ditempatkan sementara di UPT SKB untuk pembinaan. Bernard berharap ABK menjadikan peristiwa itu sebagai bahan refleksi dan tidak akan mengulangi lagi hal itu.
Penggantinya, Wihelmus Pehan Kromen telah dilantik oleh Sekda, Anton Tonce Matutina, S.H, pekan lalu.
Saat ini Kromen sudah menjalani tugasnya sebagai Kepsek. ABK menghamili MYK, pegawai sebuah koperasi di Larantuka.
Kasus itu terungkap pada 29 Juli 2012. Saat itu juga keduanya hilang dari Waibalun. ABK diam-diam menghadap Kadis PPO dan mengakui perbuatannya. ABK meminta mundur dari PNS tapi tidak diterima. Dia diberi pembinaan, dicopot jabatan dan hukuman displin PNS.
ABK menghamili MYK, istri dari AK yang adalah Kepala SDK Lamawalang. ABK diberi pembinaan di Kantor Dinas PPO Flores Timur tepatnya di UPT SKB. Jabatan Kepsek SDK Lamawalang diserahkan kepada Wihelmus Pehan Kromen, guru SD Inpres Waibalun.
Pencopotan kepala sekolah kepada ABK dibenarkan Kepala Dinas PPO Flores Timur, Drs. Bernard Beda Keda yang dikonfirmasi, Jumat (21/9/2012).
Untuk sementara ABK ditempatkan sementara di UPT SKB untuk pembinaan. Bernard berharap ABK menjadikan peristiwa itu sebagai bahan refleksi dan tidak akan mengulangi lagi hal itu.
Penggantinya, Wihelmus Pehan Kromen telah dilantik oleh Sekda, Anton Tonce Matutina, S.H, pekan lalu.
Saat ini Kromen sudah menjalani tugasnya sebagai Kepsek. ABK menghamili MYK, pegawai sebuah koperasi di Larantuka.
Kasus itu terungkap pada 29 Juli 2012. Saat itu juga keduanya hilang dari Waibalun. ABK diam-diam menghadap Kadis PPO dan mengakui perbuatannya. ABK meminta mundur dari PNS tapi tidak diterima. Dia diberi pembinaan, dicopot jabatan dan hukuman displin PNS.
Editor : Jamadin
Sumber : Tribunnews
Hit 2315
