Pengendara Motor Terjatuh Saat Tahan Tali Layangan
Sabtu, 15 September 2012 17:50 WIB

IST
Bermain layangan
Berita Terkait
- Nyaris Imbang, Milan Vs Catania 4-2
- Napoli Menang Tiga Gol di Kandang Pescara
- Hadapi Juventus, El Shaarawy Jadi Tumpuan Milan
- Stramaccioni Masih Dipercaya Tangani Inter
- Tiga Klub Bersaing Dapatkan Edinson Cavani
- Incar Posisi Dua, Milan Target Kalahkan Juventus
- Inter Milan Fokus Coppa Italia
- Juventus Berjaya di Kandang Lazio
- Napoli Tahan AC Milan 1-1
- Inter Milan Takluk di Kandang Cagliari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Alangkah kagetnya Sri, warga Kota Pontianak yang menjadi korban tali layangan di Jalan Dr Wahidin, Kamis (13/9/2012) sore. Ia terjatuh akibat menahan tali layangan yang sempat mensayat lehernya, hingga kendaraanya terjadi senggolah dengan pengendara lain dari berlawanan arah.
"Saya terjatuh dan senggolah gara-gara nahan tali layangan, yang menghadap tepat depan muka saya, dan sudah mengenai leher," katanya sambil membangunkan kendaraannya, Kamis (13/9/2012).
Ia sangat menyesalkan sikap para pemain layangan yang tidak mengenal tempat dan waktu. Karena, saban sore jalan di Pontianak banyak di padati lalu lalang kendaraan.
"Kalau kayak gini, kan pengendara dirugikan. Akibat terjatuh dan senggolan, motor pun ada kerusakan," kesalnya.
Ia berharap kepada Pol PP dan Polisi untuk merazia dan memberikan hukuman, sebagai efek jera pada pemain layangan.
"Belum lagi kalau nyangkut ke kabe listrik, terjadi pemadaman. Harus ditindak pemain layangan di Pontianak, karena sudah banyak makan korban,"tandasnya.
"Saya terjatuh dan senggolah gara-gara nahan tali layangan, yang menghadap tepat depan muka saya, dan sudah mengenai leher," katanya sambil membangunkan kendaraannya, Kamis (13/9/2012).
Ia sangat menyesalkan sikap para pemain layangan yang tidak mengenal tempat dan waktu. Karena, saban sore jalan di Pontianak banyak di padati lalu lalang kendaraan.
"Kalau kayak gini, kan pengendara dirugikan. Akibat terjatuh dan senggolan, motor pun ada kerusakan," kesalnya.
Ia berharap kepada Pol PP dan Polisi untuk merazia dan memberikan hukuman, sebagai efek jera pada pemain layangan.
"Belum lagi kalau nyangkut ke kabe listrik, terjadi pemadaman. Harus ditindak pemain layangan di Pontianak, karena sudah banyak makan korban,"tandasnya.
Penulis : Jamadin
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
Hit 378
