Jumat, 27 Maret 2015

Ternyata, Walikota Termuda Itu Terinspirasi Sosok Soekarno

Jumat, 14 September 2012 14:56 WIB

Ternyata, Walikota Termuda Itu Terinspirasi Sosok Soekarno
Tribun Jakarta/Husein Sanusi
Wali Kota Kota Allar, Tulkarm, Tepi Barat, Palestina. Bashaer Othman (15) merupakan walikota termuda di Dunia di dampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz N Mehdawi, menjumpai wartawan di Jakarta. Rabu (12/9/2012) Bashaer Othman Berkunjung dua hari ke Indonesia atas undangan World Peace Movement, untuk menginspirasi anak muda Indonesia menjadi pemimpin, dan mempromosikan perdamaian. (Tribun Jakarta/Husein Sanusi)

Bashaer diberi kesempatan mempimpin Kota Allar selama dua bulan, di bawah bimbingan Sufian Shadid, Wali Kota Allar sebenarnya, setelah ia terpilih dalam program pemberdayaan kaum muda Pemerintah Palestina.

Tentu unik sebuah kota dipimpin oleh perempuan yang masih berusia dibawah 17 tahun. Apalagi Bashaer harus memikul sejumlah tanggung jawab berat mengatasi semua hal terkait Kota Allar, termasuk mengawasi karyawan dan menandatangani semua dokumen resmi, kecuali dokumen keuangan.

Bertempat di kantor Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia di Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta, Rabu (12/9/2012) siang, Tribun mendapat kesempatan mewawancarai perempuan jelita ini dengan nuansa santai namun obrolan serius.

Basher menerima Tribun dengan senyuman manis. Sapaan dengan menggunakan bahasa Arab makin menambah keakraban. Di sela-sela obrolan Bashaer bahkan sempat bercanda bertanya-tanya tentang merk handphone yang Tribun pakai. Apa saja pengalaman Basheer menjadi walikota termuda dunia.

Berikut petikan wawancaranya:
Selamat siang, selamat datang di Indonesia. Bisakah Anda bercerita bagaimana Anda jadi walikota di usia

Anda yang masih muda?
Selamat siang juga senang bisa berada di Indonesia. Pada awalnya saya mengikuti program pemerintah Palestina untuk pemberdayaan kaum muda. Saya lalu bersaing dengan ribuan anak muda yang mengikuti seleksi program tersebut, walikota seperti saya dipilih tidak melalui proses pemilihan umum yang dilakukan masyarakat tapi dipilih oleh walikota sebenarnya berdasarkan atas kompetensi atau kemampuan dalam berbagai hal.

Apa pertimbangan terbesar Anda terpilih?
Saya dinilai memiliki kemampuan individual diantaranya wawasan tentang kenegaraan, politik, sosial, ekonomi. Saya juga memiliki kemampuan leadership. Sebelum ini saya telah memimpin sebuah organisasi kepemudaan di sekolah. Saya juga punya visi dan misi yang jelas untuk kemajuan rakyat Palestina.

Halaman123
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas