70 % Guru Sintang tak Lulus UKG
Kamis, 13 September 2012 19:04 WIB

NET
Ujian Kompetensi Guru
Berita Terkait
- PATRI Gelar Baksos dan Tanam Pohon
- Empat Kompetensi untuk Jadi Guru
- Erick: Pikiran Bawah Sadar Diperlukan Dalam Belajar…
- Polisi Dalami Indikasi Penyimpangan Proyek Gedung…
- LIRA Nilai Kejari Tak Serius Tangani Kasus Korupsi
- Rosmawati: Aktivitas Koperasi Sintang Rendah
- Bupati Milton Minta Pemilik Toko Sediakan Gudang
- Penerima Bantuan Anggap Motivasi Diri
- Guru Ngaji dan Fardu Kifayah Terima Bantuan
- Hutbun Pertanyakan Keseriusan MJM Penuhi Tuntutan…
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Uji Kompetensi Guru (UKG) di Kabupaten Sintang diikuti 906 guru tingkat SD-SMA, dari 906 guru yang mengikuti UKG hanya sekitar 30 persen yang dinyatakan lulus. Selebihnya masih harus mengikuti diklat sebelum mengikuti UKG ulang.
Kepala Dinas pendidikan Sintang YAT Lukman Riberu melalui Kasi Tenaga Kependidikan Dikmenti Sintang Yustinus J, mengatakan dari keseluruhan guru sintang yang menjadi peserta UKG. Hanya sekitar 30 persen yang mendapatkan nilai rata- rata 7 untuk sejumlah soal yang diberikan secara online.
"Yang menjadi persoalan adalah soal UKG itu dikerjakan secara online. Sementara masih banyak guru-guru kita yang belum melek teknologi. Bahkan ada peserta yang sama sekali tidak pernah dan tidak bisa menggunakan komputer, dan ketika komputer dihidupkan cursornya bergerak dia jadi kebingungan. Ini masalah kita," Ujar Yustinus pada Tribunpontianak.co.id, Kamis (13/9/2012).
Diakuinya, masalah kompetensi guru erat relevansinya dengan kualitas output yang dihasilkan dari sebuah lembaga pendidikan. Kendati demikian, menurutnya, hal tersebut mesti disikapi lebih bijaksana dengan memacu para guru untuk lebih meningkatkan kemampuannya.
Ditambahkan Yustinus, UKG yang dilaksanakan di SMKN 1 Sintang beberapa waktu lalu masih merupakan tahap awal dan masih bersifat pemetaan, dan apa yang menjadi kekurangan guru akan kita tingkatkan. Dengan hasil yang diperoleh saat ini, dan apa yang menjadi kekurangan guru, akan dilakukan upaya peningkatan kemampuan guru untuk mengikuti UKG.
Kepala Dinas pendidikan Sintang YAT Lukman Riberu melalui Kasi Tenaga Kependidikan Dikmenti Sintang Yustinus J, mengatakan dari keseluruhan guru sintang yang menjadi peserta UKG. Hanya sekitar 30 persen yang mendapatkan nilai rata- rata 7 untuk sejumlah soal yang diberikan secara online.
"Yang menjadi persoalan adalah soal UKG itu dikerjakan secara online. Sementara masih banyak guru-guru kita yang belum melek teknologi. Bahkan ada peserta yang sama sekali tidak pernah dan tidak bisa menggunakan komputer, dan ketika komputer dihidupkan cursornya bergerak dia jadi kebingungan. Ini masalah kita," Ujar Yustinus pada Tribunpontianak.co.id, Kamis (13/9/2012).
Diakuinya, masalah kompetensi guru erat relevansinya dengan kualitas output yang dihasilkan dari sebuah lembaga pendidikan. Kendati demikian, menurutnya, hal tersebut mesti disikapi lebih bijaksana dengan memacu para guru untuk lebih meningkatkan kemampuannya.
Ditambahkan Yustinus, UKG yang dilaksanakan di SMKN 1 Sintang beberapa waktu lalu masih merupakan tahap awal dan masih bersifat pemetaan, dan apa yang menjadi kekurangan guru akan kita tingkatkan. Dengan hasil yang diperoleh saat ini, dan apa yang menjadi kekurangan guru, akan dilakukan upaya peningkatan kemampuan guru untuk mengikuti UKG.
Penulis : Susilawati
Editor : Bowo
Sumber : Tribun Pontianak
Hit 476
