Tambul: Kalbar Masih Kelas Kambing
Rabu, 5 September 2012 18:59 WIB

TRIBUN PONTIANAK/HARYANTO
KAMPANYE TAMBUL - Penampilan artis ibukota Jakarta, Duo Galaksi yang menyemarakkan kampanye Abang Tambul Husin-Barnabas Simin, Rabu (5/9/2012) di Lapangan Sepakbola Gelora Pancasila Sanggau.
KAMPANYE TAMBUL - Penampilan artis ibukota Jakarta, Duo Galaksi yang menyemarakkan kampanye Abang Tambul Husin-Barnabas Simin, Rabu (5/9/2012) di Lapangan Sepakbola Gelora Pancasila Sanggau.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Tebar pesona dan tebar janji masih mendominasi kampanye pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Pemilukada Kalbar, 3 hingga 16 September 2012. Hal itu juga dilakukan calon gubernur nomor urut empat, Abang Tambul Husin-Barnabas Simin dalam kampanye terbuka di Sanggau, Rabu (5/9/2012) di Lapangan Sepakbola Gelora Pancasila.
Isu pendidikan, kesehatan, infastruktur, dan Provinsi Kapuas Raya mengisi orasi yang disampaikan baik dari kedua pasangan calon maupun tim kampanye. Bahkan, pasangan dengan jargon, Pasangan Pemersatu Kalbar, berjanji menjadikan Kalbar menjadi "Kelas Macan".
"Kalbar ini kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang hebat. Tapi sekarang, Kalbar masih menjadi kelas kambing. Dengan adanya Tambul-Barnabas, ingin mengubah kelas kambing menjadi kelas macan," teriak Tambul, sapaan akrabnya di depan seribuan massa.
Kelas macan diungkapkannya, yakni menjadikan Kalbar yang unggul dan mampu bersaing dengan provinsi lainnya. Ia berpesan, masyarakat tidak menjadi korban dengan janji-janji.
"Kita lihat fakta sekarang ini, jalan menjadi seolah kubangan kerbau, jadi mari kita wujudkan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang berkualitas," janjinya.
Menurutnya, berdasarkan data yang ada, penunggakan pembayaran listrik di Kabupaten sintang di dominasi oleh golongan umum. Ia mengatakan mulai pecan lalu hingga saat ini pihaknya mulai bergerak untuk melakukan pemutusan sambungan.
Terkait masalah pemutusan, ia mengatakan tunggakan satu bulan sudah dapat dilakukan pemutusan sementara, sedangkan untuk penunggakan selama tiga bulan akan dilakukan bongkar rampung.
Isu pendidikan, kesehatan, infastruktur, dan Provinsi Kapuas Raya mengisi orasi yang disampaikan baik dari kedua pasangan calon maupun tim kampanye. Bahkan, pasangan dengan jargon, Pasangan Pemersatu Kalbar, berjanji menjadikan Kalbar menjadi "Kelas Macan".
"Kalbar ini kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang hebat. Tapi sekarang, Kalbar masih menjadi kelas kambing. Dengan adanya Tambul-Barnabas, ingin mengubah kelas kambing menjadi kelas macan," teriak Tambul, sapaan akrabnya di depan seribuan massa.
Kelas macan diungkapkannya, yakni menjadikan Kalbar yang unggul dan mampu bersaing dengan provinsi lainnya. Ia berpesan, masyarakat tidak menjadi korban dengan janji-janji.
"Kita lihat fakta sekarang ini, jalan menjadi seolah kubangan kerbau, jadi mari kita wujudkan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang berkualitas," janjinya.
Menurutnya, berdasarkan data yang ada, penunggakan pembayaran listrik di Kabupaten sintang di dominasi oleh golongan umum. Ia mengatakan mulai pecan lalu hingga saat ini pihaknya mulai bergerak untuk melakukan pemutusan sambungan.
Terkait masalah pemutusan, ia mengatakan tunggakan satu bulan sudah dapat dilakukan pemutusan sementara, sedangkan untuk penunggakan selama tiga bulan akan dilakukan bongkar rampung.
Penulis : Haryanto
Editor : Bowo
Sumber : Tribun Pontianak
