Pilgub Kalbar
Mardan: Stop Pertajam Perbedaan
Kita jangan tutup mata. Jangan bilang masalah itu tidak ada. Maka semangat persatuan itu harus dijaga oleh siapapun gubernur yang terpilih
Penulis: M Arief Pramono |
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Raja Istana Amantubillah Mempawah Kalimantan Barat, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya mengharapkan kondisi harmonis di Kalbar. Harapan itu ditujukan kepada siapapun calon gubernur-wakil gubernur yang terpilih.
Mardan mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa Kalbar dihuni oleh warga yang beragam secara etnis maupun agama. Apalagi tidak ada etnis maupun pemeluk agama yang dominan di provinsi ini. "Perbedaan ini janganlah dipertajam," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (4/9/2012).
Harapan Mardan ini bukan tanpa alasan. Mengingat sejumlah konflik SARA yang pernah terjadi di Kalbar. "Kita jangan tutup mata. Jangan bilang masalah itu tidak ada. Maka semangat persatuan itu harus dijaga oleh siapapun gubernur yang terpilih," harapnya.
Semangat persatuan ini harus dimulai sejak para calon menarik simpati pemilih. Janganlah menggunakan isu SARA untuk mendapatkan suara. Gunakan cara cerdas dengan menjual visi dan misi yang bisa dicapai. Bukan visi dan misi kosong.