Idul Fitri 1433 H
Meriam Karbit Getarkan Pontianak
Festival meriam karbit sudah menjadi tradisi bagi warga di pinggiran Sungai Kapuas sejak lama.
Penulis: Stefanus Akim | Editor: Stefanus Akim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Suara meriam karbit yang menggelegar benar-benar menggetarkan Kota Pontianak, Kalbar, Sabtu (18/8/2012) malam hingga Minggu (19/8/2012). Warga Pontianak tumpah-ruah ke pinggiran Sungai Kapuas untuk menyaksikan festival meriam karbit.
Festival meriam karbit sudah menjadi tradisi bagi warga di pinggiran Sungai Kapuas sejak lama. Setiap bulan Ramadan hingga Idul Fitri, biasanya menjelang berbuka puasa, warga membunyikan meriam karbit.
Meriam karbit berupa kayu yang dilobangi seperti layaknya meriam. Sebagai bahan dasar agar bisa berbunyi menggelegar warga menggunakan karbit yang kemudian disulut dengan api.
Momen ini kini dikelola Dinas Periwisata dan Kebudayaan Kota Pontianak. Setiap tahun dibuat festival yang diikuti warga di pinggiran Sungai Kapuas. *