Mahatir Ajak Dunia Islam Selamatkan Rohingya
Jumat, 10 Agustus 2012 17:18 WIB

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pengunjukrasa mencoret tembok kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta Pusat saat terjadi aksi peduli muslim Rohingya oleh ratusan orang yang menamakan diri Masyarakat Peduli Rohingya, Kamis (9/8/2012). Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah Myanmar menghentikan aksi kekerasan terhadap umat Muslim Rohingya. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pengunjukrasa mencoret tembok kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta Pusat saat terjadi aksi peduli muslim Rohingya oleh ratusan orang yang menamakan diri Masyarakat Peduli Rohingya, Kamis (9/8/2012). Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah Myanmar menghentikan aksi kekerasan terhadap umat Muslim Rohingya. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Berita Terkait
- Delapan Warga Rohingya Tewas di Medan
- Bakteri Meningkat di Musim Hujan
- Hujan dan Angin Kencang Masih Landa Ketapang
- Duh! Mereka Berenang ke Malaysia
- Kurang Dana, Barang Suu Kyi Dilelang
- 120 Muslim Rohingya Hilang Tenggelam
- Calhaj Kalbar Didominasi Guru
- Calhaj Kalbar Didominasi Lulusan SD
- OKI Akan Kecam Suriah dan Burma
- MUI-Walubi Prihatin Kekerasan Rohingya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Mahatir Mohammad, mendesak negara-negara Islam untuk bersama-sama mengambil peran untuk membantu mengakhiri penderitaan etnis minoritas muslim Rohinyas di Myanmar.
Mantan perdana menteri Malaysia tersebut, berpendapat upaya yang sudah dilakukan Malaysia saat ini untuk menolong rakyat Rohingya dari pembantaian, tidak akan berdampak jika negara-negara Islam lainnya tidak ikut bertindak.
"Jika setiap negara muslim berupaya, saya yakin Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan mengambil tindakan untuk menyelamatkan Rohingya," ujarnya kepada wartawan dalam acara penyerahan simbolis air bersih `WaqafWater4Gaza ' di Malaysia, Jumat (10/8/2012), seperti dikutip dari Bernama.
Dalam kesempatan yang sama Mahathir juga mendesak Pemerintah Myanmar, yang telah membuka pintu untuk demokrasi, untuk segera menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya.
Mantan perdana menteri Malaysia tersebut, berpendapat upaya yang sudah dilakukan Malaysia saat ini untuk menolong rakyat Rohingya dari pembantaian, tidak akan berdampak jika negara-negara Islam lainnya tidak ikut bertindak.
"Jika setiap negara muslim berupaya, saya yakin Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan mengambil tindakan untuk menyelamatkan Rohingya," ujarnya kepada wartawan dalam acara penyerahan simbolis air bersih `WaqafWater4Gaza ' di Malaysia, Jumat (10/8/2012), seperti dikutip dari Bernama.
Dalam kesempatan yang sama Mahathir juga mendesak Pemerintah Myanmar, yang telah membuka pintu untuk demokrasi, untuk segera menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya.
Editor : Bowo
Sumber : Tribunnews
