Truk Jatuh di Jembatan Kayan
Kamis, 26 Juli 2012 22:19 WIB

ISTIMEWA
Truk terbalik dibawah jembatan, karena jembatan yang dilaluinya rusak.
Berita Terkait
- Nasib Tragis Veteran Perang Haba
- Curah Hujan Tinggi, Kerusakan Jalan Semakin Parah
- Jembatan Rusak, Akses Tiga Desa Terputus
- Jalan Parit Penjara Rusak Berat
- Jalan di Pedalaman Belimbing Semakin Hancur
- Waspada Lubang di Jembatan Entakai
- Rumah Guru di Melawi Rusak Parah
- Dinas PU Akan Pasang Bronjong di Jembatan Amblas
- Pemkot Perbaiki Jembatan Amblas
- Jembatan Amblas, Jalur Angkutan Umum Dialihkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Masyarakat Dusun Kayan Desa Botuh Lintang, Kecamatan Kapuas, mengharapkan adanya perbaikan Jembatan Kayan di desa tersebut. Karena kondisinya hingga kini sudah cukup memprihatinkan untuk dilalui.
"Dalam pekan kemarin saja, mobil truk terbalik jatuh ke bawah jembatan," ujar Kepala Desa Botuh Lintang, Lanok, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (26/7/2012).
Lanok menjelaskan, jatuhnya truk membuat jembatan rusak parah. Warga sekitar memperbaiki jembatan itu seadanya dengan papan-papan bekas. "Tapi saya masih khawatir karena kita perbaiki sesuai kemampuan kita saja karena dana terbatas," ungkapnya.
Ia mengungkapkan jembatan ini sangat mendesak diperbaiki. Ini karena jembatan menghubungkan beberapa desa, Desa Botuh Lintang ke Desa Rambin, Desa Lintang Palaman, Dusun Engkalet bahkan ke Sebude, Meliau. Biasanya mereka mengangkut hasil perkebunan karet.
"Dalam pekan kemarin saja, mobil truk terbalik jatuh ke bawah jembatan," ujar Kepala Desa Botuh Lintang, Lanok, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (26/7/2012).
Lanok menjelaskan, jatuhnya truk membuat jembatan rusak parah. Warga sekitar memperbaiki jembatan itu seadanya dengan papan-papan bekas. "Tapi saya masih khawatir karena kita perbaiki sesuai kemampuan kita saja karena dana terbatas," ungkapnya.
Ia mengungkapkan jembatan ini sangat mendesak diperbaiki. Ini karena jembatan menghubungkan beberapa desa, Desa Botuh Lintang ke Desa Rambin, Desa Lintang Palaman, Dusun Engkalet bahkan ke Sebude, Meliau. Biasanya mereka mengangkut hasil perkebunan karet.
Penulis : Haryanto
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
