10 Anak Kalimantan Barat Hilang
Rabu, 25 Juli 2012 23:07 WIB

ISTIMEWA
Ferdianus Panji (kiri) didampingi ibunya Sarinah (kanan) dan Ketua YNDN Pontianak, Devi Tiomana (berdiri) saat berada di RPSA Kementerian Sosial, Jakarta, belum lama ini.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebelas anak asal Kecamatan Toho, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) dibawa yayasan ilegal ke Jakarta pada Desember 2011 lalu. Hingga saat ini baru satu anak ditemukan, sepuluh lainnya belum diketahui keberadaannya.
Informasi ini disampaikan Ketua Yayasan Nanda Dian Nusantara (YNDN) Pontianak, Devi Tiomana saat ditemui Tribunpontianak.co.id, di kantornya di Jl Ampera Pontianak, Rabu (25/7/2012).
Kepada masing-masing orangtua korban, Marpaung menyerahkan uang Rp 250 ribu sebelum membawa anaknya.
"Setelah dibawa ke Jakarta, ternyata para orangtua ini kehilangan kontak dengan anaknya," tutur Devi.
Berita selengkapnya baca diedisi cetak, Kamis (26/7/2012).
Informasi ini disampaikan Ketua Yayasan Nanda Dian Nusantara (YNDN) Pontianak, Devi Tiomana saat ditemui Tribunpontianak.co.id, di kantornya di Jl Ampera Pontianak, Rabu (25/7/2012).
Kepada masing-masing orangtua korban, Marpaung menyerahkan uang Rp 250 ribu sebelum membawa anaknya.
"Setelah dibawa ke Jakarta, ternyata para orangtua ini kehilangan kontak dengan anaknya," tutur Devi.
Berita selengkapnya baca diedisi cetak, Kamis (26/7/2012).
Penulis : M Arief Pramono
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
