PBVSI Kalbar Optimis Sabet Medali di PON Riau
Minggu, 15 Juli 2012 18:39 WIB

TRIBUN PONTIANAK/ JOKO HARDYANTO
Bola Voli Pelajar Mahasiswa (IBM) 2012
Bola Voli Pelajar Mahasiswa (IBM) 2012
Berita Terkait
- Nilai UN Tertinggi Kalbar, Fajar Cita-cita Jadi Dokter
- Zulfadhli Mundur dari Ketua PSSI Kalbar
- PATRI Gelar Baksos dan Tanam Pohon
- Kasubag Protokol Setwan Kalbar Minta Perlindungan…
- Badan Kehormatan Pastikan PAW Anggota DPRD
- Pemprov: Pemda Harus Kirim Utusan di Apresiasi PTK…
- Putra Setia Wakili Kalbar di POPNAS Jakarta
- Korem Terima Tim Verifikasi Kodam XII/TPR
- Muslim: Tim Voli Putri Kurang Perhatian Pemkab Sanggau
- ICW Luncurkan Album Frekuensi Perangkap Tikus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim bola voli Kalbar yang terdiri dari 12 atlet, pelatih dan asisten pelatih melakukan Pemusatan Latihan daerah (Pelatda) sejak tiga bulan lalu di GOR Pangsuma Pontianak, untuk menghadapi PON XVIII 2012 Riau, September mendatang.
Kabid Binpres Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Kalbar, Yaman Nuriman, mengaku bangga dengan kemampuan bola voli indoor Kalbar yang seluruhnya berasal dari putra daerah.
"Saya yakin PBVSI Kalbar akan mampu berbicara di PON XVIII. Ini terlihat di saat latihan, mereka berlatih dengan penuh semangat dan sangat berdisiplin. Sebab, bagi atlet yang ketahuan tidak disiplin dalam melakukan latihan, namanya akan dicoret dan diganti dengan atlet lainnya," ujar Yaman kepada Tribunpontianak.co.id.
Sementara itu, pelatih tim bola voli putra indoor, Zulkarnain, menjelaskan, saat ini hingga awal Agustus, ia tengah menggembleng kemampuan individual setiap atlet secara bertahap dalam persiapan jelang PON XVIII bergulir.
"Setelah tim pelatih mengetahui potensi setiap atlet, pada minggu kedua Agustus, akan dibentuk pola permainan dan strategi untuk bertanding," ujarnya.
Kabid Binpres Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Kalbar, Yaman Nuriman, mengaku bangga dengan kemampuan bola voli indoor Kalbar yang seluruhnya berasal dari putra daerah.
"Saya yakin PBVSI Kalbar akan mampu berbicara di PON XVIII. Ini terlihat di saat latihan, mereka berlatih dengan penuh semangat dan sangat berdisiplin. Sebab, bagi atlet yang ketahuan tidak disiplin dalam melakukan latihan, namanya akan dicoret dan diganti dengan atlet lainnya," ujar Yaman kepada Tribunpontianak.co.id.
Sementara itu, pelatih tim bola voli putra indoor, Zulkarnain, menjelaskan, saat ini hingga awal Agustus, ia tengah menggembleng kemampuan individual setiap atlet secara bertahap dalam persiapan jelang PON XVIII bergulir.
"Setelah tim pelatih mengetahui potensi setiap atlet, pada minggu kedua Agustus, akan dibentuk pola permainan dan strategi untuk bertanding," ujarnya.
Penulis : Joko Hardyanto
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
