Jembatan Rusak di Selakau Segera Diperbaiki
Minggu, 15 Juli 2012 18:39 WIB

suhendra Yusri
Warga saat melintas di jembatan yang rusak, di Selakau, Kabupaten Sambas, Minggu (15/7/2012).
Berita Terkait
- Nasib Tragis Veteran Perang Haba
- Curah Hujan Tinggi, Kerusakan Jalan Semakin Parah
- Jembatan Rusak, Akses Tiga Desa Terputus
- Jalan Parit Penjara Rusak Berat
- Jalan di Pedalaman Belimbing Semakin Hancur
- Waspada Lubang di Jembatan Entakai
- Rumah Guru di Melawi Rusak Parah
- Dinas PU Akan Pasang Bronjong di Jembatan Amblas
- Pemkot Perbaiki Jembatan Amblas
- Jembatan Amblas, Jalur Angkutan Umum Dialihkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Jembatan Twi Mentibar yang rusak berat tersebut akan diperbaiki dan dibangun pada tahun ini menggunakan APBD 2012. Hal itu dikemukakan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sambas, Erwin Saputra.
"Perbaikan jembatan tersebut masuk dalam alokasi APBD Kabupaten Sambas 2012, dan tidak itu saja program perbaikan jalan mulai dilakukan dari Parit Lintang hingga Jl Ampera Selakau," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (15/7/2012).
Dikatakan, untuk perbaikan jalan hanya melanjutkan dari program perbaikan Jalan Lintang hingga ke Selakau.
"Jembatan atau jalan tersebut masuk dalam status jalan kabupaten, namun kta harapkan statusnya bisa ditingkatkan menjadi jalan strategis nasional, karena jalan tersebut bisa tembus ke Ledo Bengkayang, jadi suda antar kabupaten," katanya.
"Apalagisaat ini sedang dilakukan pembukaan jalan dari Selobat menuju Ledo, sehingga kalau sudah menjadi jalan stategis nasional atau jalan nasional tentunya pembiayaannya sudah masuk pada APBN, karena kalau mengharapkan APBD Kabupaten sangat sulit dan terbatas," ujarnya.
"Perbaikan jembatan tersebut masuk dalam alokasi APBD Kabupaten Sambas 2012, dan tidak itu saja program perbaikan jalan mulai dilakukan dari Parit Lintang hingga Jl Ampera Selakau," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (15/7/2012).
Dikatakan, untuk perbaikan jalan hanya melanjutkan dari program perbaikan Jalan Lintang hingga ke Selakau.
"Jembatan atau jalan tersebut masuk dalam status jalan kabupaten, namun kta harapkan statusnya bisa ditingkatkan menjadi jalan strategis nasional, karena jalan tersebut bisa tembus ke Ledo Bengkayang, jadi suda antar kabupaten," katanya.
"Apalagisaat ini sedang dilakukan pembukaan jalan dari Selobat menuju Ledo, sehingga kalau sudah menjadi jalan stategis nasional atau jalan nasional tentunya pembiayaannya sudah masuk pada APBN, karena kalau mengharapkan APBD Kabupaten sangat sulit dan terbatas," ujarnya.
Penulis : Suhendra Yusri
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
