Bongkar Jembatan Abal-abal di Arteri Supadio
Senin, 9 Juli 2012 09:22 WIB
KEPADA pihak terkait, saya meminta ketegasannya untuk membongkar jembatan abal-abal atau tidak resmi yang dijadikan tempat untuk memutar di sepanjang jalan Arteri Supadio, karena sudah banyak memangsa korban jiwa. Terima kasih, Zulkarnaen Alamsyah.
081345512xxx
Pemerintah Berencana Bangun Yutun Resmi
TERIMAKASIH. Untuk Pembongkaran jembatan abal-abal atau tidak resmi seperti yang dikemukan oleh Pak Zulkarnaen, Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya (KKR) sudah beberapa kali melakukan sosialisasi kepada beberapa kepala desa, agar setiap tikungan atau yutun yang dibuat masyarakat dapat ditutup oleh yang membuat yutun tersebut.
Namun jika yutun tersebut tidak dibongkar atau ditutup oleh masyarakat, maka kita yang akan melakukan pembongkaran atau penutupan. Untuk saat ini kita sedang membudayakan kesadaran masyarakat untuk dapat menciptakan atau peduli terhadap lingkungan khususnya perhubungan.
Dan untuk saat ini, sudah ada beberapa yutun yang telah ditutup oleh masyarakat di kawasan itu sendiri misalnya di Wonodadi, Desa Lembung dan masih banyak lagi. Tetapi masih ada juga masyarakat yang belum melakukan penutupan yutun tidak resmi tersebut.
Ke depannya, Pemerintah KKR juga sudah merencanakan untuk memberikan alternatif yutun resmi di beberapa titik, dan hal tersebut sudah kita koordinasikan kepada provinsi untuk ditindaklanjuti, karena yang memiliki kewenangan pembuatan yutun provinsi. Apabila kita yang melakukan pembangunan yutun tersebut tentunya ini akan menyalahi peraturan yang ada. Terimakasih
Drs Zaini Umar MH
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya
081345512xxx
Pemerintah Berencana Bangun Yutun Resmi
TERIMAKASIH. Untuk Pembongkaran jembatan abal-abal atau tidak resmi seperti yang dikemukan oleh Pak Zulkarnaen, Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya (KKR) sudah beberapa kali melakukan sosialisasi kepada beberapa kepala desa, agar setiap tikungan atau yutun yang dibuat masyarakat dapat ditutup oleh yang membuat yutun tersebut.
Namun jika yutun tersebut tidak dibongkar atau ditutup oleh masyarakat, maka kita yang akan melakukan pembongkaran atau penutupan. Untuk saat ini kita sedang membudayakan kesadaran masyarakat untuk dapat menciptakan atau peduli terhadap lingkungan khususnya perhubungan.
Dan untuk saat ini, sudah ada beberapa yutun yang telah ditutup oleh masyarakat di kawasan itu sendiri misalnya di Wonodadi, Desa Lembung dan masih banyak lagi. Tetapi masih ada juga masyarakat yang belum melakukan penutupan yutun tidak resmi tersebut.
Ke depannya, Pemerintah KKR juga sudah merencanakan untuk memberikan alternatif yutun resmi di beberapa titik, dan hal tersebut sudah kita koordinasikan kepada provinsi untuk ditindaklanjuti, karena yang memiliki kewenangan pembuatan yutun provinsi. Apabila kita yang melakukan pembangunan yutun tersebut tentunya ini akan menyalahi peraturan yang ada. Terimakasih
Drs Zaini Umar MH
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya
Penulis : Wahyuni Ariza
Editor : Bowo
Sumber : Tribun Pontianak
