Cake Makanan Favorit Kalangan Remaja,
Sabtu, 23 Juni 2012 11:32 WIB

NET
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pastry Chef Hotel Mercure Pontianak, Iyep Effendi, mengatakan, biasanya Rainbow Cake terdiri dari enam lapisan sponge cake, yang memiliki warna dan rasa yang berbeda.
Dia juga mengatakan, masing-masing mewakili warna pelangi yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. "Merah biasanya berasa strawberry, kuning bercita rasa oranye, dan warna lain akan diberi rasa berbeda, yang didapat dari essence rasa buah yang berbeda pula," kata chef Iyep, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (21/6/2012).
Namun untuk menjaga kenikmatan, agar tak terjadi "tabrakan rasa" antar lapisan cake, maka esence perasa yang diberikan dalam tiap adonan hanya sekedar saja, tidak terlalu berlebih.
"Butter cream berwarna putih dioleskan membatasi tiap-tiap gradasi warna cake yang ada. Lantas sebagai pelengkap di bagian atas dan samping rainbow cake, itu tergantung moment dan selera," tuturnya.
"Penampilan yang sangat menggugah selera siapapun untuk mencicipinya, tak hanya bagi anak-anak namun juga orang dewasa.
Chef Iyep juga mengatakan, Rainbow cake merupakan makanan yang cocok disajikan untuk keluarga ketika bersantai dirumah sambil menonton televisi. Cake ini menjadi satu di antara makanan favorit di kalangan anak remaja, karena terdiri dari sponge cake 6 warna, seperti pelangi," jelasnya.
Berbahan dasar telur, tepung, gula pasir, pengembang, dan butter cair, menjadikan cake seperti pada umumnya. Namun dengan pemanggangan yang suhu api yang dijaga, waktu pemangganyannya, sehingga menimbulkan rasa yang sempurna. "Untuk pemanggangan cakenya sekitar 18 menitan," ujar Chef Iyep
Selain bahan dasar cake, chef Iyep juga mengatakan, untuk creamnya juga menggunakan Vanila Butter Cream, Unsalted Butter, telur ayam, serta gula pasir. "Untuk Butternya kita pilih yang terbaik, karena kebanyakan butter biasa, saat dinikmati sering menempel ke langit-langit mulut. Dan untuk pemanggangannya sendiri, untuk cream, kita memerlukan waktu sekitar 15 menit," jelasnya.
"Jadi untuk keseluruhannya, memakan waktu setengah jam. Namun belum bisa langsung disajikan, kita butuh waktu 5 jam lagi untuk proses pendinginan, supaya bisa dipotong. Karena banyak yang gagal saat pen-timing-annya, jadi bahan adonan jadi bantat. Jadi timing, mengocoknya, dan temperatur butternya, serta suhu pembakaran, harus dijaga. Sekitar 180 derajat," tambah Iyep.
Dia juga mengatakan, masing-masing mewakili warna pelangi yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. "Merah biasanya berasa strawberry, kuning bercita rasa oranye, dan warna lain akan diberi rasa berbeda, yang didapat dari essence rasa buah yang berbeda pula," kata chef Iyep, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (21/6/2012).
Namun untuk menjaga kenikmatan, agar tak terjadi "tabrakan rasa" antar lapisan cake, maka esence perasa yang diberikan dalam tiap adonan hanya sekedar saja, tidak terlalu berlebih.
"Butter cream berwarna putih dioleskan membatasi tiap-tiap gradasi warna cake yang ada. Lantas sebagai pelengkap di bagian atas dan samping rainbow cake, itu tergantung moment dan selera," tuturnya.
"Penampilan yang sangat menggugah selera siapapun untuk mencicipinya, tak hanya bagi anak-anak namun juga orang dewasa.
Chef Iyep juga mengatakan, Rainbow cake merupakan makanan yang cocok disajikan untuk keluarga ketika bersantai dirumah sambil menonton televisi. Cake ini menjadi satu di antara makanan favorit di kalangan anak remaja, karena terdiri dari sponge cake 6 warna, seperti pelangi," jelasnya.
Berbahan dasar telur, tepung, gula pasir, pengembang, dan butter cair, menjadikan cake seperti pada umumnya. Namun dengan pemanggangan yang suhu api yang dijaga, waktu pemangganyannya, sehingga menimbulkan rasa yang sempurna. "Untuk pemanggangan cakenya sekitar 18 menitan," ujar Chef Iyep
Selain bahan dasar cake, chef Iyep juga mengatakan, untuk creamnya juga menggunakan Vanila Butter Cream, Unsalted Butter, telur ayam, serta gula pasir. "Untuk Butternya kita pilih yang terbaik, karena kebanyakan butter biasa, saat dinikmati sering menempel ke langit-langit mulut. Dan untuk pemanggangannya sendiri, untuk cream, kita memerlukan waktu sekitar 15 menit," jelasnya.
"Jadi untuk keseluruhannya, memakan waktu setengah jam. Namun belum bisa langsung disajikan, kita butuh waktu 5 jam lagi untuk proses pendinginan, supaya bisa dipotong. Karena banyak yang gagal saat pen-timing-annya, jadi bahan adonan jadi bantat. Jadi timing, mengocoknya, dan temperatur butternya, serta suhu pembakaran, harus dijaga. Sekitar 180 derajat," tambah Iyep.
Penulis : Ken Arnoly
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
