Sekda Kota Rayakan Ultah ke-56 di Kantor
Rabu, 6 Juni 2012 17:17 WIB
Share |
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tak seperti biasanya, ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mochamad Akip dipenuhi beberapa pejabat eselon Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak serta staf.

Kehadiran mereka kali ini bukan untuk mengikuti rapat tetapi merayakan peringatan hari Ulang Tahun (Ultah) Sekda yang ke-56. Dengan didampingi sang istri, Tita Selati Sundari M Akip, perayaan Ultah yang digelar atas inisiatif beberapa staf di Sekretariat Daerah Kota Pontianak dirayakan cukup sederhana. Nasi tumpeng dan kue ultah menghiasi meja di ruang kerjanya, Rabu (6/6/2012).

Di Ultahnya yang ke 56 ini, Akip mengakui tidak menyangka akan ada perayaan ultahnya meskipun dirayakan cukup sederhana dan digelar di ruang kerjanya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf karena ini merupakan kejutan bagi saya dan saya juga bersyukur kepada Allah, SWT atas nikmat kesehatan yang diberikan hingga di usia saya yang menginjak 56 tahun ini," ujar Akip mengawali sambutan perayaan ultahnya.

Diakuinya, jabatan Sekda yang diembannya ini merupakan amanah dan kepercayaan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan baik. Sebagai Sekda, dirinya mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam membina pegawai di lingkungan Pemkot.

"Mudah-mudahan saya bisa membantu kepemimpinan Walikota Pontianak dalam menjalankan tugasnya karena sebagai Sekda saya mengemban amanah dan kepercayaan hingga akhir masa jabatan saya," ungkapnya.

Terkait karir dan jabatan pegawai, Akip mengingatkan, setiap pegawai negeri sipil (PNS) harus memiliki motivasi dalam meniti karir ke jenjang yang lebih tinggi. "Jangan hanya puas menjadi staf biasa. PNS Pemkot Pontianak harus maju dan berperilaku baik. Tunjukkan disiplin dan loyalitas yang tinggi serta tanggung jawab yang penuh dalam pekerjaan," katanya.

Akip mengungkapkan, perjalanan karirnya tidak serta merta diraihnya dengan mudah namun melalui perjalanan yang panjang dan dimulai dari nol. Dia meniti karir mulai dari bawah yakni sebagai staf biasa hingga akhirnya dipercayai untuk mengemban jabatan Sekda.

Dalam kesempatan itu, secara pribadi Akip memohon maaf jika selama ini dirinya kerap marah, temperamen dan cerewet tetapi semua itu demi kebaikan para pegawai yang dibinanya. "Niat saya ingin mengajak para pegawai maju dalam meniti karir dan jabatan," ucap pria kelahiran Palembang ini.

Perayaan ultah ini ditutup dengan pemotongan kue ultah dan nasi tumpeng oleh Sekda. Potongan kue ultah diberikan Akip kepada beberapa kepala SKPD yang hadir. Sedangkan nasi tumpeng khusus diberikan kepada istri tercinta dengan menyuapkannya diiringi ciuman dikening

Penulis : Isfiansyah
Editor : Jamadin