Pontianak Siap Terapkan Wajib Belajar 12 Tahun
Selasa, 22 Mei 2012 23:22 WIB
Berita Terkait
- WIGO Internet Hemat 60 Persen
- Desak PDAM Perbaiki Air Keruh
- ASUS Klaim Kuasai Pangsa Pasar 20,4 Persen
- Lestarikan Budaya Melalui Temu Karya Seni
- SMPN 18 Cukur SMPN 12
- Satria Sabet Juara Catur
- Sarah: Pemerintah Pontianak Tak Berdaya Atasi Gepeng
- Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan
- DPRD Minta Pemerintah Tingkatkan Kualitas e-KTP
- Sosialisasi Penggunaan e-KTP Belum Maksimal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Kalimantan Barat, Mulyadi mengatakan pemkot akan mencanangkan pendidikan 12 tahun.
"Tahun depan kita akan mulai, sekarang ini kita sudah menerapkan pendidikan 10,2 tahun masa belajar, hal ini menunjukan Kota Pontianak sudah 3 tahun memulai upaya wajib belajar 12 tahun" Tuturnya, Senin (21/5/2012) usai pembukaan kegiatan pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi tingkat Kota Pontianak di Aula Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut Mulyadi, program pendidikan 12 tahun ini dapat dirasakan oleh anak-anak kota pontianak yang diterapkan melalui pemberian beasiswa kepada siswa yang kurang mampu.
"Ini komitmen Pemkot, siswa yang tidak mampu tersebut akan dibiayai pendidikanya selama 3 tahun oleh pemkot, dan ini berlaku untuk SD dan SMP yang masing-masing melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," jelasnya
Ia menambahkan, pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu keluarga siswa yang akan diberikan beasiswa. Hal ini dipandang perlu dilakukan mengingat ada masyarakat yang mampu tetapi mengaku tidak mampu.
"Tahun depan kita akan mulai, sekarang ini kita sudah menerapkan pendidikan 10,2 tahun masa belajar, hal ini menunjukan Kota Pontianak sudah 3 tahun memulai upaya wajib belajar 12 tahun" Tuturnya, Senin (21/5/2012) usai pembukaan kegiatan pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi tingkat Kota Pontianak di Aula Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut Mulyadi, program pendidikan 12 tahun ini dapat dirasakan oleh anak-anak kota pontianak yang diterapkan melalui pemberian beasiswa kepada siswa yang kurang mampu.
"Ini komitmen Pemkot, siswa yang tidak mampu tersebut akan dibiayai pendidikanya selama 3 tahun oleh pemkot, dan ini berlaku untuk SD dan SMP yang masing-masing melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," jelasnya
Ia menambahkan, pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu keluarga siswa yang akan diberikan beasiswa. Hal ini dipandang perlu dilakukan mengingat ada masyarakat yang mampu tetapi mengaku tidak mampu.
Editor : Bowo
Sumber : Tribun Pontianak
