Massa Bentrok Dengan Aparat di KPU
. Sehingga para anggota akan mendapat pengalaman dalam melakukan tindakan saat pelaskanaan pilkada
Bentrokan antara masa dan kepolisian itu merupakan simulasi latihan dalam menghadapai pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2012 mendatang. dalam simulasi itu terdapat beberapa orang yang tidak setuju atas hasil perhitungan yang dilakukan oleh panitia.
Dari kepolisian tim negosiasi diturunkan untuk meredam kemarahan masyarakat tersebut. Namun tidak berhasil, malah mereka membentuk sebuah massa yang mengamuk ingin masuk kantor KPU.
Kedatangan massa itu mendapat kawalan ketat dari anggota kepolisian, amarah mereka semakin memuncak sebab keinginannya untuk masuk ke kantor KPU dihalangi. Beberapa orang dari massa mengobrak abrik tempat pemilihan suara.
Polisi pun berusaha menahan. Puluhan personil dalmas disiagakan membentuk baris pertahanan didepan kantor KPU. Massa terus ngotot ingin masuk, hingga terjadi aksi lempar-lemparan dari massa ke anggota polisi.
Kapolres Pontianak AKBP Sigit Dedy Purwadi mengatakan simulasi itu sebagai wujud polri untuk mendukung suksesnya pilkada yang akan diselenggarakan September mendatang.
"Ini merupakan sebuah latihan untuk mengantisipasi kondisi terburuk dari pelaksanaan pilkada nanti. Sehingga para anggota akan mendapat pengalaman dalam melakukan tindakan saat pelaskanaan pilkada," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Sabtu.