Jalan Tengku Umar Nyaris Putus
Sehari-hari saya lewat jalan itu. Karena memang itulah satu-satunya jalan keluar.
"Sehari-hari saya lewat jalan itu. Karena memang itulah satu-satunya jalan keluar. Sebenarnya takut juga kalau lihat kondisi jalan yang nyaris putus, tapi mau bagaimana lagi," tutur Abdul Malik Sekdes, Baning Kota Kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (13/5/2012)
Abrasi jalan tersebut nyaris putus sudah terjadi sekitar pertengahan tahun 2011 lalu. Dirinya yakin pemerintah telah mengetahui hal tersebut. Namun ia heran kenapa kerusakan tidak kunjung segera ditangani. "Keruskan ini sudah lama. Meskinya harus segera diperbaiki biar tidak tambah parah," ujarnya.
Hal yang sama diungkapkan Dirman, warga Kampung Ladang yang rumahnya tak jauh dari titik abrasi. "Saya pernah dengar cerita, kalau katanya tahun 2011 lalu juga ada anggaran dana untuk memperbaiki jalan ini. Tapi entah kemana larinya dana itu karena sampai sekarang jalan belum diperbaiki. Bahkan kalau dilihat, bagian jalan yang masih tersisa juga rawan abrasi," bebernya.