Petani Janji tak Bakar Lahan
Kamis, 10 Mei 2012 18:14 WIB
Berita Terkait
- Kadiskes: ISPA Masih Tinggi di Sambas
- Warga Lorong Putus Khawatir Abrasi
- Rilis Novel Fenomena Kerusuhan Sambas 1999
- Luas Izin Lokasi PT SAM 7.600 Hektare
- Polsek Galing Masih Selidiki Kasus Pemukukan
- DPRD Sambas Beri Rekomendasi atas LKPj Bupati
- Peringatan Hari Jadi Sambas Dirangkai Festival Budaya…
- Sambas Rencana Dirikan Pabrik Sawit
- Jual Hasil, Petani Singkawang Andalkan Pasar
- Swasta Buka Peluang Modal Petani Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Rusiah, seorang petani mengatakan bahwa setiap kali menanam benih padi, dirinya memang mengusahakan tidak membakar lahan, melainkan hanya menebas dan menyemprot.
"Lahan yang masih hutan lebat yang terpaksa dilakukan dengan cara membakar," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (10/5/2012).
Hal serupa juga di kemukakan Sukran, satu diantara warga Teluk Keramat mengatakan perlu adanya himbauan terhadap warga maupun perusahaan perkebunan agar tidak terjadi kebakaran lahan memasuki musim kemarau.
"Himbauan tersebut sangat kita dukung dan memang kebakaran lahan sangat berdampak sekali bagi lingkungan sekitarnya," ujar Sukran.
"Lahan yang masih hutan lebat yang terpaksa dilakukan dengan cara membakar," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (10/5/2012).
Hal serupa juga di kemukakan Sukran, satu diantara warga Teluk Keramat mengatakan perlu adanya himbauan terhadap warga maupun perusahaan perkebunan agar tidak terjadi kebakaran lahan memasuki musim kemarau.
"Himbauan tersebut sangat kita dukung dan memang kebakaran lahan sangat berdampak sekali bagi lingkungan sekitarnya," ujar Sukran.
Penulis : Suhendra Yusri
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
