A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Flamboyan Tetap Pasar Tradisional - Tribun Pontianak
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribun Pontianak

Flamboyan Tetap Pasar Tradisional

Kamis, 10 Mei 2012 23:09 WIB
Flamboyan Tetap Pasar Tradisional
TRIBUN PONTIANAK/ GALIH NOFRIO NANDA
Kondisi pasar flamboyan yang kumuh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Sutarmidji menegaskan penataan dan pengelolaan pasar tradisional termasuk Flamboyan akan bernuansa modern. Meski demikian renovasi tak akan merubah prinsip pasar tradisional.

"Kita tak akan mengubah prinsip pasar tradisional tetapi hanya nuansanya yang kita ubah. Kita akan konsepkan bernuansa modern namun prinsip dasarnya yang tradisional tetap dipertahankan," ungkapnya saat diskusi penataan dan pengelolaan pasar tradisional di Kota Pontianak di Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, Kamis (10/5/2012).

Ia mengatakan Pasar Flamboyan yang akan direnovasi diharapkan bisa bersaing dengan supermarket yang semakin berkembang. Oleh sebab itu dilakukan pembenahan baik dari segi bangunan fisik, penataan pedagang, kios-kios, hingga los agar lebih tertata sehingga pasar menjadi lebih baik.

"Kita bangun Pasar Flamboyan, kita tinggalkan pertikaian yang ada. Kita bangun saja karena ini untuk kepentingan umum," tegasnya.

Menurutnya pembangunan Pasar Flamboyan yang akan dilaksanakan pada 2012 menggunakan pendapatan dari Pasar Flamboyan itu sendiri. "Dengan pembangunan model seperti ini, pedagang mendapatkan keuntungan. Misalnya saja ruko dari pemerintah seharga Rp 900 juta namun harga jualnya Rp 1,5 miliar bahkan bisa Rp 1,8 miliar," ungkap Midji.

Sedangkan kios yang harganya Rp 50 juta hingga Rp 60 juta dari pemerintah nanti jika selesai harganya bisa mencapai Rp 120 juta. Sementara los dengan harga Rp 5 juta hingga Rp 6 juta harga jualnya bisa mencapai Rp 12 juta.
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas