Hah! PNS Sintang Kepergok Mesum

Saat pemeriksaan berlangsung seorang Pria yang diduga PNS Kabupaten Sintang dan membawa teman kencannya didalam kamar hotel

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jajaran Direktorat Sabhara Polda Kalbar mengamankan sebanyak 14 pasangan mesum bukan suami istri yang sedang asik berduaan didalam kamar hotel diwilayah Kubu Raya dan Kota Pontianak.

Razia yang dilakukan, Selasa (8/5/2012) dimulai sekitar pukul 22.00 WIB kali pertama menyusuri hotel yang berada di kawasan jalan Arteri Supadio Kecamatan Sui Raya Kubu Raya. Hotel yang terletak dipinggir jalan menuju arah kota tersebut saat dilakukan pemeriksaan tampak sepi dan tidak ada satupun yang menginap didalam kamar-kamar hotel tersebut.

Namun saat anggota mencoba meminta kunci cadangan dari petugas hotel dan membuka satu diantara kamar didapati beberapa helai pakaian wanita dan terdapat puntung rokok yang diperkirakan masih baru namun kamar dalam keadaan kosong.

Menurut satu diantara karyawan hotel tersebut tamu yang berada didalam kamar sedang keluar dan mulai masuk sore sekitar pukul 15.00 WIB dan kamar yang lainnya tidak terdapat tamu yang menginap. Setelah melakukan razia dihotel yang berada dikawasan jalan Arteri Supadio, Polisi melanjutkan pemeriksaan di hotel yang terletak dijalan Imam Bonjol Pontianak Selatan.

Dalam pemeriksaan tersebut didapati Tujuh pasangan mesum yang berada didalam kamar dan semuanya tidak dapat menunjukan indetitas. Saat pemeriksaan berlangsung seorang Pria yang diduga PNS Kabupaten Sintang dan membawa teman kencannya didalam kamar hotel enggan diliput bahkan berusaha menghindar dan menghalangi dari bidikan kamera wartawan dan berusaha merebut kamera.   

Selain hotel tersebut pihak kepolisian juga mendapati enam orang pasangan mesum yang berada didalam kamar hotel yang berada dijalan Imam Bonjol Pontianak Tenggara. Semua yang terjaring dalam razia tersebut diangkut dan dibawa ke Markas Ditsabhara Polda kalbar untuk dilakukan pendataan.  

Kasubdit Gasum Dit Shabara Polda Kalbar, AKBP Sardi mengatakan kegiatan razia yang dilakukan tersebut sebagai kegiatan rutin untuk menindak kegiatan-kegiatan yang melanggar aturan yang berlaku. Selain itu razia digelar untuk meminimalisir tindak kejahatan.

"Kita lakukan razia ini sebagai kegaitan rutin dan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi penyakit masyarakat serta meminimalisir tindak kejahatan yang terjadi," ungkap Sardi.  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved